AKURAT.CO Body shaming, atau penghinaan terhadap penampilan fisik seseorang, adalah praktik yang merugikan dan tidak pantas.
Dalam Islam, sikap ini dianggap bertentangan dengan nilai-nilai etika dan kemanusiaan yang diajarkan oleh agama.
Yuk, kita eksplorasi pandangan Islam terhadap body shaming beserta dalil-dalilnya.
Perspektif Islam tentang Perlakuan Terhadap Individu
Islam menekankan pentingnya menghormati martabat setiap individu tanpa memandang penampilan fisiknya. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hujurat (49:11): "Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan); dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita (lain), boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan)."
Baca Juga: Doa saat Hujan Tak Kunjung Berhenti, Agar Mendapatkan Keselamatan dari Allah
Larangan Body Shaming dalam Hadis Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW juga telah memberikan peringatan keras terhadap perilaku yang merendahkan martabat individu berdasarkan penampilan fisiknya. Beliau bersabda, seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, "Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain. Dia tidak boleh menzalimi saudaranya, tidak boleh menyerahkan saudaranya kepada musuh, dan tidak boleh merendahkan saudaranya." (HR. Muslim)
Konsekuensi Hukum Body Shaming
Menurut Islam, melakukan body shaming dianggap sebagai bentuk kezaliman terhadap individu dan dapat menimbulkan kerugian psikologis serta sosial. Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa setiap Muslim harus memperlakukan sesama dengan adil dan lembut, tanpa melakukan penghinaan atau merendahkan martabat seseorang.
Pentingnya Kesadaran Diri dalam Berinteraksi
Sebagai umat Islam, kita dituntut untuk memiliki kesadaran diri dalam berinteraksi dengan sesama, termasuk dalam perkataan dan perilaku terhadap penampilan fisik. Kita harus memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan, dengan penuh kasih sayang dan penghargaan.
Baca Juga: Niat Mandi Besar dan Tata Caranya Sebelum Puasa Ramadhan
Dari perspektif Islam, body shaming adalah perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran agama dan nilai-nilai kemanusiaan. Islam menekankan pentingnya menghormati martabat setiap individu tanpa memandang penampilan fisiknya.
Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita harus berupaya untuk memperlakukan sesama dengan penuh kasih sayang dan penghargaan, serta menjauhi segala bentuk penghinaan atau merendahkan martabat seseorang berdasarkan penampilan fisiknya.