AKURAT.CO Selalu ada jeri payah petugas haji di setiap kemudahan yang dirasakan jemaah di tanah suci. Pengabdian dan dedikasi tinggi ditunjukan dengan keikhlasan melayani tamu-tamu Allah beribadah haji.
Termasuk yang dilakukan oleh Siti Idhoh Mardhotillah, petugas haji Sektor Ad-hoc 10 maktab 66 Mina, yang selalu mengerok jemaah haji yang masuk angin di tempatnya bertugas.
Kepada tim MCH Idhoh menuturkan, setelah jemaah di maktab 66 Mina tiba dari Muzdalifah, ada beberapa dari mereka yang sakit; masuk angin, kepalanya pusing, bahkan mual-mual. Beberapa jemaah, kata Idhoh, minta dikerok supaya sakitnya sembuh.
"Beberapa ibu-ibu masuk angin. Misalnya pada Kamis, 29 Juni 2023, jemaah lansia kloter SOC 48, atas nama Alimah mengeluh pada dirinya masuk angin," kata Idhoh, di Mina, Makkah, Jumat (30/6/2023).
Kepada Idhoh, jemaah lansia asal Yogyakarta itu meminta dirinya dikerok. "Mba minta dikerokin, biasa di rumah dikerok kalau mau sembuh," papar Idhoh menirukan permintaan jemaah yang sedang masuk angin.
Tak tunggu lama, Idhoh mencari uang koin untuk mengeroknya. Idhoh mengerok jemaah perempuan tersebut selama hampir 2 jam sampai kemudian ibunya sendawa.
"Setelah dikerok, si ibunya sendawa," Idhoh lanjut menceritakan.
Penuh ikhlas, Idhoh juga menenangkan jemaah yang dilayaninya agar memperbanyak istirahat dan minum obat sebelum tidur. "Sebelum tidur, ibunya saya minta minum obat," tutur petugas haji asal Serang Banten itu.
Idhoh mengaku senang ketika ibunya merasa tenang istirahat malam setelah ia kerok bagian punggungnya. Sebelumnya sempat mual-mual masuk angin.
Lansia umur 70 tahun itu kata Idhoh, mengucapkan terimakasih dengan penuh ketulusan kepada dirinya. "Mbak, makasih banget sudah ngerokin," tuturnya, menirukan nada jemaah lansia yang dibantunya.
Dikatakan Idhoh, ibu yang ditolongnya itu bahkan hendak memberinya imbalan uang setelah dirinya selesai mengerok dan memijat. Idhoh menolak dengan halus. "Saya mau dikasih imbalan. Saya tolak. Karena itu tugas saya," ujar Idhoh.
Kepada jemaah lansia yang dilayaninya, Idhoh hanya meminta supaya hidupnya selalu diberi keberkahan sama Allah. Tidak meminta hal lain kecuali doa untuk diri dan keluarganya.
"Ke ibunya, saya minta didoakan saja biar hidup saya berkah, Pak," kata Idhoh.
Idhoh juga berharap semoga jemaah lansia yang ditolongnya menjadi jalan kemabruran ibadah dirinya. "Barangkali secara ritual, ibadah saya kurang maksimal. Tapi karena menolong jemaah ini, semoga mengantarkan kepada kemabruran," tutup Idhoh.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon





