Rebo Wekasan, Bolehkah Kita Menganggapnya sebagai Rebo Keberuntungan?

AKURAT.CO Hari Rebo wekasan jatuh pada tanggal 21 September 2022. Sebagian orang meyakini bahwa pada hari Rabu itu Allah akan menurunkan banyak musibah.
Dalam Islam kita meyakini bahwa tidak ada yang bisa merubah takdir dan ketentuan Allah SWT. Allah adalah Dzat Yang Maha kuasa. Maka dalam hadits, apa yang akan terjadi di dunia ini tergantung cara pandang seseorang.
Dalam salah satu hadis qudsi, Allah berfirman:
أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي
Artinya: "Aku tergantung prasangka yang ada pada hamba-Ku." (Muttafaqun Alaih). Kita boleh saja berharap dan bahkan berdoa bahwa hari Rabu, kapan pun itu, bukan hari musibah, akan tetapi hari berkah.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa hari Rabu adalah hari menciptakan cahaya alam semesta, Nabi Muhammad bersabda:
خَلَقَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ التُّرْبَةَ يَوْمَ السَّبْتِ، ...، وَخَلَقَ النُّورَ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ
Artinya: “Allah Yang Maha Agung menciptakan tanah di hari Sabtu, ... dan menciptakan cahaya di hari Rabu...” (HR. Muslim).
Terkait bahwa hari Rebo Wekasan adalah hari yang sial barawal dari adanya keterangan dari ulama tasawuf yang menyebut demikian dan orang-orang harus lebih waspada. Namun demikian, tidak semua ulama tasawuf meyakinkannya, ada ulama tasawuf lain yang justru berbeda dengannya. Al-Syakhawi menyebutkan:
وبلغني عن بعض الصالحين ممن لقيناه أنه قال: شكت الأربعاء إلى اللَّه سبحانه تشاؤم الناس بها فمنحها أنه ما ابتدئ بشيء فيها إلا تم
Artinya: "Saya dengar dari sebagian ulama saleh yang kami temui, ia berkata: Hari rabu mengadu kepada Allah tentang anggapan sial orang-orang terhadapnya, maka Allah menganugerahkan bahwa apapun yang dimulai di hari Rabu, maka pasti akan sempurna." (As-Sakhawi, al-Maqâshid al-Hasanah, juz I, halaman 575).
Rabu yang dimaksudkan dalam riwayat dan penjelasan ulama di atas tidak saja berlaku pada hari Rabu tertentu, akan tetapi hari Rabu sepanjang masa, termasuk Rabu akhir di bulan Shafar atau Rebo Wekasan.
Sehingga, dari penjelasan ini kita bisa meyakinkan bahwa Rabu akhir bulan Shofar tak mesti dianggap Rabu musibah, akan tetapi (dapat berkeyakinan lain) sebagai Rabu keberkahan dan keberuntungan. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit



