PERDAMI dan JEC Bersinergi Tangani Katarak di Indonesia

AKURAT.CO Ketua Seksi Penanggulangan Buta Katarak (SPBK) PERDAMI, dr. Ahmad Ashraf Amalius, MPH, Sp.M(K), M.Kes, menyoroti pentingnya kerjasama lintas sektoral dalam menangani masalah katarak di Indonesia.
Ia menyebut empat tantangan utama dalam pelayanan katarak, seperti kesadaran (awareness), hambatan operasi (barriers of surgery), biaya (cost) dan jarak (distance). PERDAMI berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya, termasuk JEC, untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata masyarakat Indonesia.
"Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, kita dapat menekan angka kebutaan akibat katarak. Sinergi antara edukasi dan layanan medis yang optimal adalah kunci mengatasi masalah ini," ujarnya saat acara JEC Eye Talks di Jakarta Barat, Kamis (27/6/2024).
Sebagai pionir layanan kesehatan mata, JEC telah konsisten menggelar Bakti Katarak, program operasi katarak gratis sejak 1984. Hingga kini, lebih dari 3.206 orang telah menerima manfaat dari program ini.
Tahun ini, Bakti Katarak akan diselenggarakan bertepatan dengan World Sight Day pada pekan kedua Oktober 2024, melibatkan cabang-cabang JEC di berbagai kota.
Baca Juga: Selain Kesehatan Mata, Inilah Alasan Lain Mengapa Vitamin A Penting
"Operasi katarak adalah tindakan medis minim risiko dan merupakan investasi terbaik untuk kesehatan mata," jelas DR. Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K) selaku Direktur Utama RS Mata JEC @ Kedoya.
JEC juga menawarkan layanan terpadu untuk menangani katarak secara komprehensif melalui Layanan Katarak, Lensa dan Bedah Refraktif.
Teknologi mutakhir digunakan untuk diagnosis dan berbagai pilihan terapi operasi katarak, seperti extracapsular cataract extraction (ECCE), phacoemulsification dan Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery (FLACS). Hingga kini, JEC telah menjalankan lebih dari 200.000 operasi katarak.
FLACS, teknologi terbaru dalam penanganan katarak, memberikan akurasi tinggi dan pemulihan cepat. Teknologi ini telah tersedia di RS Mata JEC @ Kedoya dan RS Mata JEC @ Menteng sejak 2019, dan akan segera hadir di RS Mata JEC @ Makassar pada semester kedua tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 7Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







