Komitmen Aqua Lestarikan Lingkungan Jadi Sorotan Netizen

AKURAT.CO Tanggung jawab lingkungan Aqua menjadi sorotan salah seorang youtuber di Indonesia, Reinat Fuad. Alasannya, Aqua menggunakan kemasan galon guna ulang sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan.
Sebagaimana diketahui konsumsi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon bisa mencapai lebih dari 700 juta galon per tahun.
Dapat dibayangkan bila galon guna ulang digantikan galon sekali pakai, maka akan ada timbulan sampah yang tidak terkelola dengan baik akan mencemari lingkungan.
"Mereka akan mendaur ulang botol bekas menjadi material yang bisa dipakai kembali," kata seorang YouTuber, Reinat Fuad, Minggu (28/1/2024).
Reinat merupakan pembawa acara dalam sebuah talkshow youtube bernama kasisolusi. Dia mengaku sengaja mengangkat kisah perjalanan Aqua karena terkesan dengan perjuangan sang pendiri, Tirto Utomo.
Baca Juga: Mampu Pimpin Indonesia, Bahlil Sebut Gibran Wakil Presiden Idaman Anak Muda
Kesuksesan ide Tirto mengembangkan AMDK yang menantang kebiasaan cara masyarakat mengonsumsi air minum saat itu.
Acara yang dibawakan Reinat Fuad itu membahas tentang awal mula Aqua berdiri pada 1970 silam.
Menurutnya, sejak berdiri hingga kini, Aqua mengelola sumber daya air dari hulu sampai hilir yang terintegrasi untuk memberikan kesehatan bagi masyarakat.
Dia menjelaskan, dari sisi hulu diwujudkan dengan pengelolaan sumber daya air dengan melakukan penanaman jutaan pohon untuk konservasi sedangkan sisi hilir adalah dengan pengelolaan sampah plastik yang terintegrasi.
"Hal ini juga menarik Danone untuk membeli mayoritas saham Aqua pada tahun 1998," katanya.
Dia menceritakan bahwa keputusan Danone untuk membeli saham mayoritas Aqua karena memiliki visi dan misi yang sama, yakni untuk membuat masyarakat lebih sehat. Danone dan Aqua juga menciptakan simbiosis mutualisme.
Baca Juga: Sudah Bisa Dipesan, Segini Imbal Hasil ORI025T3 dan ORI025T6
Aqua membawa dampak luar biasa bagi Danone dari atas hingga ke bawah. Danone memberikan kesempatan untuk para petinggi Aqua untuk berkembang dalam group sehingga dapat menjadi bekal untuk kesuksesan Aqua di masa depan.
Meski Danone memiliki saham mayoritas, namun sejatinya Aqua merupakan produk lokal. Hal ini ditandai dengan puluhan ribu karyawan Aqua yang merupakan masyarakat Indonesia.
Kehadiran Aqua juga ikut menumbuhkan ekonomi nasional. Semenjak hadir, Aqua memanfaatkan 16 gerbong kereta api untuk mengangkut 10.752 galon setiap hari dari pabrik di Sukabumi ke gudang di Jakarta.
"Pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Pak Tirto Utomo, bahwasanya dalam membangun suatu bisnis itu perlu yang namanya keberanian dalam melihat suatu peluang," katanya.
Dia melanjutkan, Aqua juga terus melakukan riset dan pengembangan dalam membuat produk. Artinya, air yang dikemas bukan berasal dari air biasa yang dimasak dan dipaketkan.
Namun dikemas menggunakan teknologi tinggi sehingga memberikan jaminan kualitas kepada masyarakat.
Menurutnya, research and development yang dilakukan berhasil membuat Aqua terus menjadi market leader dalam industri AMDK.
Kegigihan Tirto Utomo dalam memasarkan dan mempromosikan Aqua juga terus menginspirasi sehingga sukses menjadi brand image sektor bisnis AMDK.
Baca Juga: Nobar Timnas Bersama Sopir Bajaj, TKN Prabowo-Gibran: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Optimis
Kesuksesan Aqua lantas membuat sejumlah perusahaan mendirikan bisnis AMDK. Mereka berusaha menyaingi kedigdayaan Aqua dalam industri tersebut. Kemunculan kompetitor juga tidak membuat Tirto Utomo gentar.
Dia bahkan mempersilahkan kompetitor untuk meniru model bisnis Aqua. Tirto tidak khawatir kemunculan mereka akan menggeser pasar Aqua yang sudah diterima di tengah-tengah masyarakat.
Menurutnya, kemunculan pesaing akan membuat industri semakin maju karena artinya masyarakat bisa menilai tentang air minum yang bersih dan sehat. Tirto menegaskan kalau hal itu justru malah akan membantu Aqua untuk terus maju.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen









