Jarang Diketahui! 7 Bahaya Menahan Bersin Yang Dapat Berakibat Fatal

AKURAT.CO, Bahaya menahan bersin jarang diketahui oleh seseorang. Padahal, sebuah penelitian menunjukkan bahwa menahan bersin dapat berbahaya hingga menyebabkan komplikasi serius.
Bersin sendiri dapat membantu dalam menghindari sakit atau terluka karena berbagai hal yang mungkin masuk ke hidung. Para ilmuan mengatakan, bersin membantu memulihkan pengaturan di hidung menjadi normal kembali.
Diketahui, Bersin merupakan aktivitas yang kuat karena dapat mengeluarkan tetesan lendir dari hidung dengan kecepatan hingga 100 mil atau sekitar 160 km per jam.
Saat bersin, tubuh menghasilkan tekanan pada sistem pernapasan, termasuk sinus, rongga hidung dan tenggorokan ke paru-paru tubuh.
Oleh sebab itu, menahan bersin akan meningkatkan tekanan di dalam sistem pernapasan mulai 5 hingga 24 kali lebih tinggi. Menahan tekanan tersebut dapat menyebabkan potensi cedera, yang bisa berakibat serius.
7 Bahaya Menahan Bersin
Berikut ini berbagai bahaya menahan bersin lainnya, dirangkum Selasa (22/8/2023).
1. Kerusakan Tenggorakan
Bahaya menahan bersin pertama adalah dapat menyebakan kerusakan tenggorakan. Dokter menemukan setidaknya satu kasus seseorang yang memecahkan bagian belakang tenggorokannya sebab menahan bersin.
Pria yang diketahui berusian 34 tahun itu dilaporkan mengalami rasa sakit yang luar biasa, dan hampir tidak dapat berbicara atau menelan.
2. Rusaknya Pembuluh Darah di Mata dan Hidung
Pembuluh darah di mata, hidung atau gendang telinga mungkin dapat rusak saat menahan bersin. Menurut para ahli, hal tersebut akibat meningkatnya tekanan akibat tertahannya bersin yang menyebabkan pembuluh darah di saluran hidung terjepit dan pecah.
Cedera seperti itu biasanya menyebabkan kerusakan dangkal pada penampilan, seperti kemerahan pada mata atau hidung.
3. Tulang Rusuk Patah
Orang dewasa atau usia lanjut rentan mengalami patah tulang rusuk akibat bersin, karena menyebakan udara bertekanan tinggi dipaksa masuk ke paru-paru manusia dengan banyak tenaga.
4. Infeksi Telinga
Bersin dapat membantu membersihkan hidung, termasuk bakteri. Secara hipotesis, pengalihan udara kembali ke telinga dari saluran hidung dapat membawa bakteri atau lendir yang terinfeksi ke telinga tengah.
Hal tersebut dapat menyebabkan infeksi. Infeksi yang dirasakan dapat sangat menyakitkan.
5. Cedera Diafragma
Diafragma merupajan bagian otot data di atas perut manusia. Meskipun cedera diafragma jarang terjadi, namun dokter mengamati terkait kasus udara bertekanan yang terperangkan di diafragma.
Hal itu dapat membuat paru-paru menjadi rusak pada orang yang mencoba menahan bersin. Menjadi sebuah cedera yang mengancam jiwa hingga memerlukan rawat inap segera.
6. Gendang Telinga Pecah
Saat menahan tekanan tinggi dalam bersin, seseorang mengirimkan udara ke telinga. Udara bertekanan itu mengalir ke sebuah tabung di masing-masing telinga yang menghubungkan telinga tengah ke gendang telinga, disebut sebagai saluran eustachius.
Tekanan tersebut mungkin saja dapat menjadi penyebab gendang telinga pecah dan hilangnya pendengaran.
7. Cedera Otak
Bahaya menahan bersin terakhir yakni dapat menyebabkan cedera otak. Para ahli mengatakan, tekanan akibat menahan bersin berpotensi yang menyebabkan pecahnya aneurisma otak.
Itu meripakan sebuah cedera yang mengancam jiwa, dapat menyebabkan pendarahan di tengkorak sekitar otak manusia.
Itulah 7 bahaya menahan bersin yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





