9 Tips Untuk Mencegah Penyakit Demam Berdarah Pada Anak

AKURAT.CO, Anak-anak dengan daya tahan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap efek berbahaya demam berdarah dan penyakit ini dapat berkembang pesat dari demam menjadi demam berdarah dengue dan Dengue Shock Syndrome yang dapat berakibat fatal.
Perlu diketahui, Dengue Shock Syndrome (DSS) adalah komplikasi infeksi demam berdarah dengue (DBD) yang memiliki tingkat kematian yang tinggi.
Anak-anak sering mengalami demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri pada tubuh. Berkembangnya komplikasi seperti jumlah trombosit yang rendah dapat menyebabkan mereka mengalami pendarahan dari hidung, gusi, usus, kesulitan bernapas, pembengkakan pada tangan, wajah, kaki, dan tekanan darah rendah. Gejala-gejala ini merupakan situasi kritis dan harus segera diobati.
Setiap anak yang demam harus segera diperiksakan ke dokter untuk memastikan diagnosis dini dan intervensi jika terjadi komplikasi.
9 hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit demam berdarah:
1. Hilangkan genangan air di dalam dan di sekitar rumah, air dapat menggenang di pot, wadah, tangki air, dll dan hal tersebut tentu menyediakan tempat berkembang biak yang ideal bagi nyamuk.
2. Drainase secara teratur kemudian Anda juga bisa menggunakan bahan kimia larvasida untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
3. Perlindungan pribadi bisa dengan cara menggunakan kelambu bisa juga dengan obat anti insektisida sebelum tidur.
4. Gunakan penyaring jendela untuk mencegah masuknya nyamuk ke dalam rumah.
5. Kurangi aktivitas di luar ruangan. Nyamuk aedes aegypti paling aktif pada pagi dan sore hari. Hindari aktivitas di luar ruangan selama waktu ini.
6. Lindungi kulit Anda dari gigitan dengan menggunakan pakaian lengan panjang dan gunakan pengusir nyamuk.
7. Pilih penolak nyamuk yang mengandung bahan seperti DEET atau diethyltoluamide, picaridin, atau minyak lemon eucalyptus untuk perlindungan yang efektif.
8. Seseorang yang mengalami demam, terutama demam tinggi, dan disertai dengan nyeri tubuh, sakit kepala, nyeri pada bola mata maka harus segera berkonsultasi dengan dokter.
9. Hati-hati dalam menggunakan obat demam tertentu yang justru dapat memicu komplikasi demam berdarah dan harus diminum sesuai anjuran dokter.
10. Minum banyak cairan oral seperti air, jus segar, sup, oralit, dan air kelapa untuk menjaga kandungan hidrasi pada tubuh. Perhatikan tanda-tanda serius tertentu seperti muntah terus-menerus, sesak napas, kelesuan ekstrem, produksi urin yang buruk, pendarahan dari bagian tubuh mana pun, dan ketidaksadaran yang memerlukan perawatan segera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




