Jangan Emosi! Ini 6 Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak Autis

AKURAT.CO, Tantrum merupakan kondisi di mana seorang anak autis mengalami kecenderungan untuk mengontrol emosinya, frustasi sehingga lebih sulit untuk berkomunikasi seperti biasanya. Saat anak autis mengalami tantrum, sebaiknya tidak diatasi atau ditenangkan dengan emosi, untuk itu ketahui cara mengatasi tantrum pada anak autis berikut ini.
Dikutip dari beberapa sumber pada Senin (15/5/2023), inilah cara mengatasi tantrum pada anak autis.
6 Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak Autis
1. Alihkan Perhatian
Tantrum pada anak autis umumnya akan terlihat ketika mereka sudah tampak frustasi dan emosi pada lingkungannya, padahal tidak terjadi apa-apa. Jika hal tersebut telah terjadi, maka cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi tantrum tersebut adalah dengan tenang dan cobalah menawarkan kegiatan lain sebagai bentuk peralihan perhatian. Bisa dengan memberikan hewan peliharaan, musik atau mewarnai.
2. Selalu Buat Topik yang Menarik
Selain dengan mengalihkan perhatiannya ke pada hal-hal yang menarik, cara menenangkan tantrum bisa dilakukan dengan membuat percakapan dengan topik yang menarik. Bisa diterapkan dengan membahas suatu hal yang akan dilakukan hari esok, misal jalan-jalan ke mal, atau taman atau tempat-tempat yang disukai.
3. Ajak ke Tempat yang Lebih Tenang
Selanjutnya, cara mengatasi tantrum pada anak autis adalah dengan mengajak ke tempat yang lebih tenang. Jika anak tidak menyukai keramaian, jangan ajak ke tempat yang ramai, cobalah mulai memahami apa yang ia sukai dan juga menjadi pencegah munculnya pemicu tantrum. Ajak ke tempat yang lebih tenang dan berikan kata-kata positif dengan lemah lembut sehingga dapat dicerna olehnya.
4. Tetap Tenang dan Jangan Menyerah
Cara selanjutnya untuk mengatasi tantrum adalah dengan tetap tenang, jangan tunjukkan emosi yang dirasakan, dan jangan menyerah. Berikan apa yang mereka inginkan selagi masih di batas wajar, dan ajarkan mereka untuk melawan rasa emosinya sendiri dengan memberikannya beberapa waktu untuk mengatasi emosinnya sendiri, jika dirasa cukup dan mereka sudah mulai tennag, tanyakan apa yang membuatnya emosi dan juga apa yang sedang ia inginkan.
5. Puji Anak Setelah Tantrum Selesai
Selain memberikan kata-kata afirmasi yang positif, memberikan pujian serta motivasi harsu terus dilakukan untuk memberikan dukungan kepada mereka. Sebuah motvasi dan pujian terhadap anak berkebutuhan khusus atau autis bisa membuat mereka merasa lebih dihargai dan bahagia.
6. Buat Jadwal Aktivitas yang Padat
Cara mengatasi tantrum pada anak autis selanjutnya adalah dengan membuat jadwal aktivitas yang padat. Orang tua harus menyepakati rutinitas anak dengan berbagai kegiatan yang terjadwal sehingga mengruangi munculnya tantrum.
Itulah 6 cara mengatasi tantrum pada anak autis yang bisa dilakukan. Semoga membantu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





