5 Fakta Penting Tumor Testis, Kenali Gejala hingga Penyebab

AKURAT.CO Tumor testis merupakan penyakit yang hanya diderita oleh kalangan pria. Tumor ini bisa menjadi kanker jika sudah pada fase yang kronis. Namun, kanker pada testis menjadi jenis paling jarang terjadi, jika dibandingkan dengan jenis kanker yang lainnya.
Tumor testis sendiri terjadi karena adanya benjolan abnormal di dalam skrotum, yakni bagian kantong kulit longgar di bawah bagian penis. Berikut beberapa faktanya.
1. Penyebab munculnya tumor testis
Beberapa penyebab munculnya tumor testis di antaranya ialah adanya akumulasi cairan, pertumbuhan jaringan tidak normal, pembengkakan, radang, serta pengerasan bagian testis.
Meski termasuk penyakit berbahaya, dalam beberapa kasus, tumor testis justru tidak dirasakan sakit oleh penderitanya.
2. Gejala ringan tumor testis
Ada beberapa gejala yang dialami penderita tumor testis. Seperti mudah lelah, demam, menurunnya nafsu makan, keluar keringat pada malam hari, hingga rasa nyeri di bagian testis.
3. Gejala berat tumor testis
Jika tumor sudah berkembang menjadi jaringan kanker, ada beberapa gejala yang akan dialami penderitanya. Seperti adanya pembengkakan pada bagian tumor, kantong zakar terasa berat, nyeri hebat di selangkangan, terasa sakit di bagian testis, hingga nyeri punggung.
4. Penyebab munculnya tumor testis
Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai apa saja penyebab munculnya tumor testis. Meski demikian, para ahli menyebut ada beberapa hal yang bisa menimbulkan risiko munculnya tumor.
Pertama, terkena radiasi berlebihan, bawaan genetik, diet ekstrem, stres, radang atau infeksi, serta pola hidup tidak sehat seperti mengonsumi zat yang bisa menimbulkan kanker.
5. Mayoritas penderita tumor testis
Penderita tumor testis mayoritas ialah pria berusia 13-35 tahun. Sementara itu, ras yang paling banyak menderita penyakit ini ialah pria berkulit putih.
Namun, ada juga tumor testis jenis Seminoma, yang kerap menyerang pria berusia 40 hingga 50 tahun, meski jumlahnya sangat sedikit.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




