AKURAT.CO, Punya kulit sehat, mulus, dan bercahaya tentu menjadi dambaan setiap orang. Tak hanya bergantung pada produk perawatan kulit yang digunakan, kesehatan kulit juga ditentukan oleh asupan nutrisi, salah satunya vitamin E.
Antioksidan dalam vitamin E terkenal efektif menangkal radikal bebas dan racun di dalam tubuh. Tak hanya itu, vitamin yang larut lemak ini sangat bermanfaat untuk mengurangi efek negatif sinar UV pada kulit.
Sayangnya, paparan sinar matahari dan penuaan bisa mengurangi kadar vitamin E dalam tubuh. Itulah sebabnya, tak sedikit orang yang memutuskan mengonsumsi suplemen vitamin E meskipun vitamin ini juga bisa diperoleh dari makanan alami.
Namun, benarkah kita perlu minum suplemen vitamin E agar kulit tampak sehat?
Dilansir dari Healthline, sebagian besar orang sebenarnya tak perlu mengonsumsi suplemen tambahan vitamin E. Makan makanan alami yang mengandung banyak vitamin E sudah cukup memenuhi kebutuhan vitamin ini agar kulit tampak sehat. Makanan yang kaya vitamin E meliputi sereal, margarin, salmon, seafood, brokoli, bayam, dan kacang-kacangan.
Sebenarnya, terlalu banyak mengonsumsi makanan bervitamin E tidak berbahaya. Namun, dalam bentuk suplemen, vitamin ini menyimpan risiko terkait pembekuan darah. Dosis tinggi pada suplemen vitamin E bisa menghambat pembekuan darah sehingga berpotensi menyebabkan perdarahan serius, termasuk perdarahan otak.
Tak hanya itu, riset percobaan klinis yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association menemukan bahwa suplemen vitamin E secara signifikan bisa meningkatkan risiko kanker prostat pada pria sehat.
Mereka yang sedang mengonsumsi obat penurun kolesterol juga harus menghindari suplemen ini lantaran suplemen vitamin E akan menghambat kerja obat penurun kolesterol. Selain itu, suplemen ini juga mengurangi efektivitas kemoterapi dan terapi radiasi pada pengidap kanker.
Karena itulah, konsultasikan pada dokter terlebih dahulu apabila ingin mengonsumsi suplemen vitamin E, terutama jika punya kondisi kesehatan tertentu. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



