Akurat Logo

Bumil, Peran Asam Folat dari Sayuran Hijau Sangat Baik untuk Otak Anak

Khaerul S | 6 Oktober 2018, 13:05 WIB
Bumil, Peran Asam Folat dari Sayuran Hijau Sangat Baik untuk Otak Anak

AKURAT.CO, Studi baru menunjukan bahwa perlindungan terhadap cacat serius seperti sapina bifida atau kelainan tabung saraf yang terjadi pada saat kelahiran, bisa diatasi dengan mengonsumsi gandum dengan asam float pada saat kehamilan. Ini dapat meningkatkan perkembangan otak janin dan menurunkan risiko jangka panjang psikosis.

Seperti dilansir AkuratHealth dari WebMD, para peneliti  telah menemukan suatu perubahan yang tidak terduga, tetapi disambut baik dalam upaya untuk mengurangi cacat lahir dengan meningkatkan kandungan folat pada wanita pada masa hamil.

"Folat adalah vitamin B yang penting untuk sejumlah proses biokimia dalam tubuh, dari membuat dan memperbaiki DNA untuk mengontrol bagaimana dan kapan gen dihidupkan atau dimatikan," kata penulis studi yang juga seorang profesor psikiatri di Harvard Medical School dan co-director neuroimaging psikiatri di Massachusetts General Hospital di Boston, Amerika, Dr Joshua Roffman.

dr. Joshua juga menuturkan bahwa folat tidak diproduksi oleh tubuh, folat harus dikonsumsi baik dari sumber alami seperti sayuran hijau. Ia juga menjelaskan bahwa hal tersebutlah yang akhirnya pada tahun 1996 mulai ada gerakan untuk mengkonsumsi biji-bijian dengan asam folat dan rekomendasikan untuk semua wanita diusia subur, mereka juga disarankan mengonsumsi suplemen harian yang mengandung setidaknya 400 mikrogram asam folat.

"Pada akhirnya gerakan itu terjadi penurunan yang signifikan pada cacat tabung saraf. Apa yang kami dan penelitian lain tunjukkan adalah bahwa asam folat pranatal juga dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit mental berat pada masa muda, yang tidak dapat diantisipasi," terang dr Joshua.

Untuk penelitian yang dilakukan saat ini, Anak-anak yang lahir setelah fortifikasi ditemukan memiliki jaringan otak yang secara signifikan lebih tebal daripada mereka yang lahir lebih awal. Kelompok anak yang terpapar asam folat juga terbukti telah menunda penipisan korteks serebral di daerah yang terkait dengan risiko skizofrenia.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar fortifikasi asam folat di rahim berakhir dengan risiko yang jauh lebih rendah untuk psikosis saat mereka dewasa,"pungkas dr Joshua.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A