Target 2030 Bebas Gigi Berlubang Terkendala Komitmen Pemerintah

AKURAT.CO, Indonesia memiliki target tahun 2030 anak-anak berusia 12 sampai 18 tahun bebas gigi berlubang. Namun Dr. drg. Hananto Seno, Sp.BM., MM, menyatakan itu akan sulit tercapai bila kurangnya kerjasama.
Kepada Akurat.co Dr Seno mengatakan perasaan kecewanya terhadap pemerintah. Selama ini menurutnya menganaktirikan kedokteran dan kesehatan gigi. Pemerintah hanya beri perhatian pada bidang kesehatan umum, bayi dan gizi.
“Saya agak sangat miris ya, di Kementerian Kesehatan ada Direktorat Litbangkes, tetapi penelitian tuh hanya bidang kesehatan secara umum, bayi, gizi, berat badan, ya kayak gitu-gitu, mata, tapi gigi tidak ada” katanya kemarin (15/9)
Ia menyayangkan bahwa penelitian kesehatan yang selama ini dilakukan hanya sebatas menanyakan pada anak apakah giginya sakit atau tidak dan sebatas pengecekan karies saja. Yang diharapkan adalah adanya tindakan yang dapat dilakukan. Misalnya seorang anak terlihat ada bakal karies, maka sebaiknya dilakukan penutupan. Namun, dokter Seno mengatakan pemerintah tidak memiliki dana untuk itu.
“Padahal mentri Kesehatan bilang “kita konsen dengan karies” tapi manakala kita mau melakukan penelitian gak ada dana, tidak ada dana untuk pemeriksaan gigi secara mendalam.” ungkap dokter Seno.
Oleh karena itu dokter Seno juga mengharapkan kerjasama dari masyarakat. Ia menginginkan adanya kesadaran masyarakat untuk mencegah timbulnya penyakit gigi dan mulut. Caranya dengan rutin membersihkan gigi di waktu yang tepat dengan cara yang benar agar tercapai target 2030 anak Indonesia tanpa gigi berlubang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag



