Akurat Logo

Ini Cerita Angelina Jolie tentang Bell's Palsy yang Dideritanya

Khaerul S | 28 Juli 2017, 15:45 WIB
Ini Cerita Angelina Jolie tentang Bell's Palsy yang Dideritanya

AKURAT.CO, Baru-baru ini artis cantik Angelina Jolie (42) berbicara tentang perceraiannya dengan Brad Pitt dan masalah kesehatannya.

Seperti yang dilansir dari Daily Mail, Jolie kepada Vanity Fair membeberkan bahwa ia didiagnosa menderita Bell's palsy dan hipertensi. Bell's palsy merupakan sebuah penyakit tentang kelumpuhan wajah. Dua penyakit ini ia derita setelah perpisahannya dengan Pitt pada September 2016 silam.

Ibu enam anak, yang mempunyai perhatian besar pada masalah sosial ini menambahkan bahwa Bell's palsy menyebabkan satu sisi wajahnya terkulai, dan dia membutuhkan akupunktur untuk mengobatinya. Dia juga terbuka menceritakan bahwa ia mengalami menopause lebih awal.

Wawancara Jolie dengan Vanity Fair tersebut merupakan buka-bukaan pertama yang ia lakukan sejak berpisah dari Pitt tahun lalu.

"Saya tidak tahu apakah itu menopause atau apa yang saya baru alami tahun ini. Terkadang wanita dalam keluarga menempatkan diri untuk bertahan sampai dia mewujudkan dirinya dalam kesehatan mereka sendiri, "katanya dalam wawancara yang dipublikasikan pada hari Rabu (26/7).

Ia bercerita tentang faktor-faktor yang menyebabkan Bell’s Palsynya, salah satunya adalah hipertensi. Kondisi tersebut, ditandai dengan tekanan darah tingginya yang tidak normal di atas 140/90. Jolie mengakui bahwa hipertensi merupakan penyakit berbahaya bahkan bisa menjadi penyebab utama stroke dan masalah jantung.

Jika dibanding dengan wanita menopause pada umumnya, usia Jolie yang baru 42 tahun jauh lebih muda. Karena biasanya baru berhenti menstruasi di usia 48 hingga 55 tahun.

Meskipun menopause biasanya bukan penyebab Bell's palsy, namun, para ahli memperingatkan bahwa stres dan fluktuasi hormonal dapat memberi tekanan yang tidak semestinya pada sistem saraf, yang dapat mempengaruhi saraf wajah.

"Ini adalah yang paling sulit,” ungkap Jolie.

"Aku hanya ingin sarapan enak dan beristirahat di rumah. Itulah keinginan saya. Atas permintaan anak-anak, saya mengikuti kelas memasak. Sambil tidur di malam hari. Saya pikir, apakah saya melakukan pekerjaan yang bagus sebagai ibu?, "pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A