Dari Kronjo hingga Kemiri, UPIK CERDAS Hadirkan Harapan Baru Lawan Stunting

AKURAT.CO Stunting bukanlah takdir yang tak bisa diubah. Itulah semangat yang diusung oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PIK2) melalui program CSR bertajuk UPIK CERDAS atau Upaya PIK2 Cegah dan Atasi Bersama Stunting.
Selama empat bulan sejak Juni 2025, program ini menyasar langsung komunitas paling rentan di tiga desa: Desa Muncung (Kronjo), Desa Banyu Asih (Mauk), dan Desa Karang Anyar (Kemiri).
Sebanyak 150 baduta (bayi di bawah dua tahun) dan 60 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) menjadi penerima manfaat utama.
Setiap hari mereka menerima makanan tambahan bergizi seimbang yang siap santap.
Selain itu, edukasi gizi, pola hidup bersih, dan pengolahan makanan sehat juga diberikan agar masyarakat mampu mandiri menjaga kesehatannya.
Baca Juga: Dukung Kompetisi Masjid Eco-Friendly, Pegadaian Tegaskan Komitmen Keberlanjutan untuk Masyarakat
Bagi PIK2, program ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial sekaligus kontribusi konkret dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Melalui Community Development PIK2, program ini menjadi wujud sinergi yang menyeluruh antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah.
“Stunting bukan takdir. Ia bisa dicegah, bisa diubah, dan harus dilawan dengan kasih, kepedulian, dan aksi nyata seperti yang dilakukan PIK2 lewat UPIK CERDAS.”
Dengan langkah nyata yang menyentuh komunitas akar rumput, UPIK CERDAS hadir bukan hanya untuk memberi, tapi juga untuk membangun kesadaran dan kemandirian.
Inilah bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari desa, dari dapur, dan dari cinta kasih terhadap generasi masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








