AKURAT.CO Mabuk perjalanan dapat terjadi ketika melakukan mudik Lebaran. Terlebih jika belum terbiasa berpergian jarak jauh.
Mabuk perjalanan disebabkan oleh gerakan yang dilihat berbeda dengan apa yang dirasakan telinga bagian dalam. Dampaknya tubuh akan merasa pusing, mual dan muntah.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Asia: Jonatan Christie Mundur Karena Infeksi Dan Muntah-Muntah
Mabuk perjalanan bisa terjadi di dalam mobil, kereta, pesawat, kapal atau bahkan ketika dalam perjalanan di taman hiburan. Hal ini tentu membuat perjalanan menjadi tidak menyenangkan.
Dilansir dari CDC, Jumat (5/4/2024), menghindari situasi yang menyebabkan mabuk perjalanan adalah cara terbaik untuk mencegahnya, namun hal ini tidak selalu memungkinkan ketika tengah bepergian. Oleh karena itu, ikuti tips menghindari atau mengurangi mabuk perjalanan saat mudik Lebaran berikut ini.
- Duduklah di depan mobil atau bus.
- Pilih tempat duduk dekat jendela pada penerbangan dan kereta api.
- Jika memungkinkan, cobalah berbaring, memejamkan mata, tidur, atau menatap cakrawala.
- Tetap terhidrasi dengan minum air. Batasi minuman beralkohol dan berkafein.
- Makanlah makanan dalam jumlah kecil dan sering.
- Hindari merokok.
- Cobalah mengalihkan perhatian Anda dengan aktivitas, seperti mendengarkan musik.
- Gunakan tablet hisap beraroma, seperti permen jahe.
Adapun penggunaan obat untuk mengatasi mabuk perjalanan, namum memiliki efek samping kantuk. Maka dari itu konsultasikan dengan ahli kesehatan untuk memutuskan apakah Anda harus minum obat untuk mabuk perjalanan.
Baca Juga: Konsentrasinya Terganggu, Novak Djokovic Keluhkan Penonton Mabuk Ke Wasit
Obat-obatan yang umum digunakan adalah diphenhydramine (Benadryl), dimenhydrinate (Dramamine), and scopolamine.
Jangan sembarang memberi obat mabuk perjalanan kepada anak-anak
Mabuk perjalanan lebih sering terjadi pada anak-anak usia 2 hingga 12 tahun.
Beberapa obat yang digunakan untuk mencegah atau mengobati mabuk perjalanan tidak dianjurkan untuk anak-anak.
Oleh karena itu, lakukan konsultasi dengan profesional kesehatan tentang obat-obatan dan dosis obat yang benar untuk mabuk perjalanan untuk anak-anak. Konsumsi obat berdasarkan dosis yang telah disarankan.
Meskipun obat-obatan mabuk perjalanan dapat membuat orang mengantuk, namun efek sebaliknya terjadi pada sebagian anak. Konsumsi obat mabuk justru menyebabkan anak-anak menjadi sangat aktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








