AKURAT.CO Skoliosis merupakan salah satu kondisi tulang belakang yang berbentuk melengkung atau sedikit menyamping sehingga terlihat tidak normal. Kebanyakan kasus, belum diketahui secara pasti penyebab skoliosis tersebut pada seseorang.
Jika termasuk dalam masalah tulang, memang tidak bisa dicegah dan dianggap tidak berhubungan dengan hal lainnya. Seperti postur tubuh yang buruk, dampak dari olahraga, serta diet.
Salah satu penyebab skoliosis sendiri adalah faktor keturunan atau gen yang dapat membuat seseorang lebih rentan memiliki bentuk tulang yang berbeda. Oleh sebab itu, ada banyak penyebab yang perlu diketahui karena bisa muncul tanpa kamu sadari.
Penyebab Skoliosis
Mengutip berbagai sumber, Kamis (3/8/2023), berikut ini sejumlah penyebab skoliosis yang menjadi salah satu penyakit dialami oleh Fuji dan diperbincangkan banyak orang, diantaranya adalah:
1. Lumpuh otak
Gangguan fungsi saraf hingga mengalami lumpuh otak juga menjadi penyebab skoliosis yang bisa berkembang dengan cepat. Untuk menghindari hal tersebut, harus segera diperlukan pembedahan.
Lumpuh otak sendiri merupakan kerusakan otak pada bayi dan anak yang menyebabkan gangguan gerak motorik.
2. Kondisi genetik
Bukan hanya penyakit biasa, namun penyebab skoliosis dikarenakan adanya faktor keturunan dari orang tua. Menurut penelitian, sebagian besar orang tua yang menderita skoliosis maka akan menurun ke anaknya juga.
Kondisi genetik yang bisa menyebabkan skoliosis tersebut adalah duchenne muscular dystrophy (DMD). Sebutan DMD adalah penyakit yang membuat otot semakin lemah hingga memungkinkan mengalami kecacatan.
3. Kelainan sumsum tulang belakang
Selanjutnya, penyebab skoliosis juga karena adanya kelainan sumsum tulang belakang yang terjadi akibat tidak sempurnanya pembentukan ruas tulang belakang. Oleh sebab itu, kondisi tulang belakang bisa melengkung ke samping dan terlihat tidak normal.
4. Postur tubuh yang buruk
Sebenernya belum diketahui secara pasti, apakah postur tubuh yang buruk bisa menjadi penyebab skoliosis pada seseorang. Namun memang ada kebiasaan buruk yang diduga menyebabkan skoliosis, seperti membawa tas berat di punggung atau duduk tidak tegak saat bekerja.
5. Spina bifida
Selanjutnya adalah spina bifida yaitu kondisi tulang belakang dan sumsum pada bayi tidak berkembang secara normal atau tidak sempurna. Dengan demikian, bayi akan bertumbuh besar dengan kelainan kondisi ruas tulang belakang yang disebut sebagai skoliosis.
6. Infeksi tulang belakang
Penyebab skoliosis berikutnya adalah infeksi tulang belakang yang bisa berkembang akibat suatu trauma yang terjadi. Trauma itu adalah usai prosedur urologi maupun adanya infeksi pada organ sekitar tulang belakang.
Seringkali infeksi juga disebabkan oleh sejumlah bakteri berbahaya yang bisa menyebar melalui aliran darah. Kemudian struktur tulang belakang yang terinfeksi, dapat menimbulkan kecacatan seperti skoliosis.
7. Memiliki riwayat operasi dinding dada ketika bayi
Ketika bayi sudah memiliki riwayat tumor, infeksi dinding dada, hingga trauma pada dinding bayi, maka bisa menjadi penyebab skoliosis ketika tumbuh besar. Kondisi tersebut juga harus membutuhkan operasi bedah dinding dada agar dapat mengangkat bagian yang terinfeksi.
Menurut penelitian, seseorang yang memang memiliki riwayat bedah dinding dada tersebut akan memiliki kemungkinan besar mengalami skoliosis. Risiko tersebut juga akan terus meningkat saat bedah dilakukan pada tulang rusuk keenam atau lebih.
Itulah penjelasan lengkap mengenai penyebab skoliosis pada tubuh seseorang sehingga tulang pada bagian punggung melengkung. Meskipun skoliosis tidak dapat dicegah, namun kamu tetap bisa memperbaikinya secara perlahan dengan cara olahraga rutin seperti berenang atau latihan kekuatan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi




