AKURAT.CO Ice hack diet merupakan salah satu trik atau cara untuk menurunkan berat badan seperti diet. Di kalangan media sosial pun, ice hack diet sedang ramai diperbincangkan. Kegiatan diet ini dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan tanpa harus berolahraga atau mengubah pola makan. Untuk itu, ketahui lebih jauh apa itu ice hack diet dan seberapa efektif untuk menurunkan berat badan? Simak selengkapnya.
Apa Itu Ice Hack Diet?
Dikutip dari beberapa sumber pada Kamis (27/7/2023), ice hack diet ini memberikan beberapa respon dari kalangan masyarakat. Terdapat pihak yang memberikan respon kurang positif dan memberikan sikap skeptis, namun, diet ini masih banyak dilakukan oleh sebagian orang. Ice hack diet adalah mengonsumsi air dingin yang kemudian dilanjutkan dengan mengonsumsi suplemen penurun berat badan atau yang biasa disebut dengan Alpllean. Suplemen ini diketahui memiliki 6 senyawa yang mana salah satunya jahe dan kunyit yang dipercaya mengandung zat atau senyawa yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
Umumnya diet ini dilakukan dengan seseorang yang bersuhu tubuh cukup tinggi dan sedikit bermasalah dengan metabolisme lemak. Tujuannya adalah untuk menurunkan suhu tubuh dan memperbaiki metabolisme.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Ice Hack Diet
Selain cara penggunaannya yang mudah, kamu juga perlu memperhatikan hal-hal sebelum mengonsumsinya.
- Pastikan sumplemen memiliki kualitas, kemurnian, ketepatan dosis dan kontaminan potensial
- Pastikan suplemen tidak merusak metabolisme tubuh dengan konsultasikan ke dokter
- Pastikan apakah pengonsumsian air dingin dengan suplemen sudah efektif atau belum
Seberapa Efektif Ice Hack Diet?
Ahli gizi, Zeratsky, menyatakan bahwa tidak ada yang dapat diandalkan mengenai berbagai kandungan tersebut. Namun, kandungan yang ada dalam suplemen tersebut tergolong aman. Ia juga mengatakan bahwa pengaturan suhu tubuh dikatakan dapat terjadi dengan makan es atau minum air dingin dan dengan mengonsumsi suplemen.
Apa itu ice hack diet? Beberapa ahli mengatakan bahwa tidak ada data yang membuktikan jika diet ini benar-benar berguna. Bukan keberhasilan, justru masih dapat menimbulkan tanda bahaya yang mengintai di dalam diet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN
- 10Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional





