Akurat

Golongan Darah Berkaitan Dengan Risiko Penyakit, Benarkah?

| 16 Maret 2023, 14:30 WIB
Golongan Darah Berkaitan Dengan Risiko Penyakit, Benarkah?

AKURAT.CO - Ada banyak hal menarik yang muncul saat kita mulai membahas tentang golongan darah. Salah satunya adalah golongan darah dapat berkaitan dengan risiko penyakit tertentu, benarkah?

Jenis darah tertentu dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko pembekuan darah, seperti trombosis vena dalam (DBT), masalah darah lain, hingga meningkatkan risiko hipertensi akibat kehamilan.

Bahkan, beberapa penelitian juga menemukan adanya hubungan antara golongan darah B dan O terhadap pembentukan batu ginjal.

Sementara yang bergolongan darah A atau B memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung.

Lalu, ditemukan juga bahwa orang bergolongan darah O lebih rentan menderita gangguan pendarahan.

Adapun beberapa penelitian mengamati lebih dari lima juta orang di Swedia, dengan melihat apakah golongan darah ABO atau golongan darah rhesus positif/negatif dapat dikaitkan dengan penyakit tertentu.

Tim peneliti membandingkan data golongan darah yang ada dengan lebih dari 1.000 kelainan.

Hasilnya, ditemukan ada 49 penyakit yang terkait dengan golongan darah tertentu dan satu kelainan yang terkait dengan pemilik golongan dengan sistem rhesus.

Kendati demikian, menurut salah satu anggota peneliti, informasi terkait meningkat atau tidaknya risiko terkena penyakit tertentu pada yang bergolongan darah RhD (rhesus) positif atau RhD negatif masih sulit ditemukan.

Lebih lanjut, pemilik golongan darah A memiliki peningkatan risiko pembekuan darah seperti DBT.

Sementara pemilik golongan darah O berisiko lebih tinggi mendapatkan masalah pendarahan.

Lalu, perempuan dengan antigen tipe O dan memiliki RhD positif umumnya lebih rentan menderita tekanan darah tinggi selama masa kehamilan.

Mereka yang memiliki golongan darah B juga ditemukan lebih jarang mengalami pembentukan batu ginjal.

Namun, pemilik golongan darah AB rupanya tidak terkait dengan penyakit tertentu, meski tetap masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait temuan ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.