Jokowi: Covid-19 Masih Ada, Jangan Lengah Pakai Masker dan Tingkatkan Vaksin Booster

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur bahwa kondisi kasus Covid-19 di RI masih terkendali.
Dia lantas membandingkan jumlah kasus di Indonesia, dengan jumlah kasus harian di negara lain yang disebutnya masih sekitar 100 ribu.
"Alhamdulillah kita masih berada di angka-angka yang masih terkendali, negara-negara lain ada yang masih 100 ribu kasus hariannya, itu yang harus kita waspadai," ujar Jokowi usai Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (10/7/2022).
Seperti diketahui, sebaran kasus konfirmasi positif Covid-19 di 34 provinsi di Indonesia pada Sabtu (09/7/2022), yakni bertambah sebanyak 2.705 orang.
Jumlah ini lebih sedikit apabila dibandingkan dari jumlah angka pada hari sebelumnya, yakni 2.472 orang.
Kini total jumlah pasien yang terkonfirmasi positif akibat virus corona pada sabtu lalu, menjadi 6.108.729 orang.
Akan tetapi, Jokowi menegaskan virus Covid-19 masih ada, sehingga Jokowi mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan tetap hati-hati dengan Covid-19.
"Kita tetap harus hati-hati harus waspada karena memang faktanya Covid-19 masih ada. Utamanya varian BA.4 dan BA.5 di semua negara," katanya.
Jokowi juga mengingatkan seluruh masyarakat mengenai pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Jokowi menekankan soal pentingnya memakai masker.
"Oleh sebab itu, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan, memakai masker adalah masih sebuah keharusan," imbuhnya
Jokowi juga meminta vaksinasi booster terus ditingkatkan. Perintah ini disampaikan kepada seluruh pemerintah daerah hingga TNI-Polri.
"Dan juga utamanya untuk kota-kota yang interaksi masyarakatnya tinggi, saya masih mengingatkan lagi untuk pemerintah daerah, pemerintah kabupaten dan provinsi serta TNI dan Polri untuk terus melakukan vaksinasi booster karena memang ini diperlukan," ucapnya.
Seperti diketahui, data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan baru 51,6 juta atau tepatnya 51.644.027 penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksinasi booster hingga Jumat (8/7) pukul 12.00 WIB.
Jumlah tersebut mengalami penambahan sebanyak 317.535 orang dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara, yang telah mendapatkan vaksinasi kedua sebanyak 169.277.279 orang atau bertambah 42.163 orang.
Sedangkan yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama bertambah sebanyak 88.539 orang atau total sebanyak 201.738.589 orang. Target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK


