Cegah Hipertensi, Ini Cara Menjaga Tekanan Darah Tetap Terkontrol
AKURAT.CO Tekanan darah tinggi atau hipertensi dikenal sebagai the silent killer (pembunuh senyap). Pasalnya, penderita sering tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi karena tidak ada gejala.
Adapun data World Health Organization (WHO) diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi. Dan setiap tahunnya diperkirakan 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya.
Mirisnya, kesadaran tentang menjaga tekanan darah sangat rendah, bahkan pengobatan hipertensi telah menurun.
Ya, kebanyakan orang dengan hipertensi tidak mendapatkan skrining, pengobatan, atau gagal mencapai kontrol tekanan darah
"Tekanan darah adalah tekanan yang diberikan darah pada dinding pembuluh darah (misalnya arteri) ketika jantung memompa darah ke sistem dan organ tubuh. Tekanan darah normal merupakan indikator dan vital untuk aliran darah yang tepat dari jantung ke organ dan jaringan tubuh," kata Jagdish Khubchandani, MBBS, Ph.D., seorang profesor kesehatan masyarakat di New Mexico State University, dikutip AKURAT.CO, Jumat (24/6/2022).
Menurut Dr. Khubchandani, tekanan darah dapat berubah sepanjang hari dan didasarkan pada banyak keadaan misalnya waktu, pola makan dan minum, posisi tubuh, konsumsi obat, dan lain-lain.
Namun sangat penting untuk menjaga kondisi tekanan darah. Tekanan darah yang memadai memastikan bahwa darah mengalir ke organ dan jaringan tubuh untuk membawa nutrisi dan oksigen.
Adapun tekanan darah normal dianggap antara 90-120 untuk nomor atas dan 60-80 untuk nomor bawah.
"Tekanan darah yang tidak normal merupakan penyebab utama hilangnya nyawa, morbiditas, dan mortalitas selama bertahun-tahun," ujarnya.
Hipertensi tetap menjadi faktor risiko utama dalam sebagian besar kematian ini. Selain itu, tekanan darah tinggi berarti serangan konstan pada organ vital dan pembuluh darah.
Stroke, gagal ginjal, gagal jantung dan serangan jantung, kerusakan arteri, dan kehilangan penglihatan adalah beberapa risiko dari hipertensi. Terutama jika tidak diobati dan tidak terkontrol untuk jangka waktu yang lebih lama.
Berikut adalah cara untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol dan terhindar dari hipertensi
Pola makan sehat
Untuk membantu mengelola tekanan darah, kamu harus membatasi konsumsi natrium (garam) dan meningkatkan jumlah kalium dalam makanan.
Makan banyak buah, sayuran dan produk susu rendah lemak, dan kurangi lemak jenuh dan total. Rencana makan DASH adalah contoh rencana makan yang dapat membantu kamu menurunkan tekanan darah.
Membatasi alkohol
Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Ini juga menambah kalori ekstra, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. Pria seharusnya tidak lebih dari dua minuman per hari, dan wanita hanya satu.
Berat badan terkontrol
Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Mempertahankan berat badan yang sehat dapat membantu kamu mengontrol tekanan darah dan mengurangi risiko masalah kesehatan lainnya.
Berolahraga teratur
Olahraga dapat membantu kamu mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan tekanan darah.
Kamu harus mencoba melakukan latihan aerobik dengan intensitas sedang setidaknya dua setengah jam per minggu Kamu juga bisa melakukan latihan aerobik intensitas tinggi selama satu jam 15 menit per minggu.
Latihan aerobik, seperti jalan cepat akan menyebabkan jantung berdetak lebih keras dan lamu menggunakan lebih banyak oksigen daripada biasanya.
Berhenti merokok
Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan menempatkan kamu pada risiko yang lebih tinggi untuk serangan jantung dan stroke. Jika tidak merokok, jangan mulai!
Jika kamu merokok, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan untuk mendapatkan bantuan dalam menemukan cara terbaik untuk berhenti.
Mengelola stres
Mempelajari cara bersantai dan mengelola stres dapat meningkatkan kesehatan emosional dan fisik serta menurunkan tekanan darah tinggi.
Teknik manajemen stres termasuk berolahraga, mendengarkan musik, fokus pada sesuatu yang tenang atau damai, dan bermeditasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





