Akurat

Tak Sekedar Penyakit Kulit, Mari Ketahui Bahaya Psoriasis

| 6 November 2020, 13:53 WIB
Tak Sekedar Penyakit Kulit, Mari Ketahui Bahaya Psoriasis

AKURAT.CO, Buat kamu atau keluarga yang mengalami psoriasis, informasi ini sangat penting. Psoriasis merupakan kondisi kulit autoimun kronis yang mempercepat siklus pertumbuhan sel kulit, yang menyebabkan timbulnya bercak merah bersisik, tebal dan kering.

Psoriasis dapat timbul pada kulit di bagian tubuh manapun. Beberapa pasien juga merasa gatal, terbakar dan menyengat. Kondisi kulit tidak menular ini telah dialami sekitar 2 persen dari total populasi dunia.

Menurut Ketua Kelompok Studi Psoriasis Indonesia (KSPI), dr. Endi Novianto, SpKK(K), FINSDV, FAADV, bahwa saat ini, psoriasis banyak dijumpai di masyarakat. Sayangnya, sebagian orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami psoriasis.

“Walaupun psoriasis masih belum dapat sepenuhnya disembuhkan, tetapi dengan penanganan yang tepat, penyakit ini bisa dikendalikan kekambuhannya dengan baik. Psoriasis yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih serius seperti radang sendi (Psoriasis Arthritis/PsA) dan sindrom metabolic,” katanya dalam keterangan tertulis Novartis Indonesia yang bermitra dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), kepada Akurat.co.

PsA dapat terjadi pada sekitar 30% orang dengan psoriasis. Selain PsA, orang dengan psoriasis juga dapat memiliki berbagai penyakit penyerta lainnya seperti depresi, diabetes, dan penyakit jantung. Ketahui juga bahwa sekitar 12% dari orang dengan psoriasis memiliki diabetes tipe 2.

Setiap orang memiliki risiko yang sama terkena Psoriasis, baik wanita maupun pria. Untuk itu, menjadi sangat penting bagi kamu yang memiliki masalah psoriasis, atau yang mengetahui apabila keluarganya memiliki riwayat penyakit Psoriasis, untuk dapat menyadari pemicunya.

“Pasien dengan Psoriasis perlu mendapatkan tatalaksana yang adekuat, yang biasanya penatalaksanaannya bergantung pada seberapa banyak kulit yang terpengaruh, seberapa berat kondisinya, atau lokasi bercak kemerahan dan sisik, serta bersifat individual. Selain itu juga penting untuk mengubah gaya hidup untuk menjadi pola hidup bersih dan sehat,” kata dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK(K), FINSDV, FAADV.

Penatalaksana yang direkomendasikan beragam, mulai dari pengobatan topikal menggunakan krim dan salep; terapi sinar ultraviolet, obat-obatan oral, dan yang terbaru adalah pengobatan menggunakan agen biologik.

“Walaupun telah mendapatkan pengobatan oleh dokter, pasien dengan psoriasis juga harus mengubah dan menerapkan gaya hidup yang sehat untuk mendapatkan kualitas hidup yang optimal, antara lain menurunkan berat badan bagi yang berlebih; berhenti konsumsi alkohol; berhenti merokok; melakukan diet sehat; dan yang tidak kalah penting adalah berolahraga secara rutin,” tutup dr. Danang.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.