Ketahui Lebih Dalam Terkait Penuaan dalam Dunia Kesehatan

AKURAT.CO Setiap orang akan menua, dan itu menjadi sesuatu yang pasti dan tidak akan mungkin bisa dihindari oleh siapapun. Banyak orang yang beranggapan bahwa penuaan itu adalah kondisi saat kulit mulai keriput, rambut beruban, sering sakit-sakitan, mobilitas yang mulai sulit dan lain sebagainya.
Tapi apa itu penuaan yang sebenarnya dalam dunia kesehatan? Dr. dr. Karina SpBP-RE memberikan penjelasannya dalam konferensi pers 'Penemuan Terbaru Dunia Medis' dari Klinik Hayandra dan Hayandralab yang dihadiri AkuratHealth di Menteng Jakarta Pusat, Selasa (21/1).
"Penuaan menurut WHO (World Health Organization) adalah perubahan biologis yang terjadi sebagai akibat dari akumulasi kerusakan pada tingkat molekuler maupun seIuIer yang terjadi sepanjang hidup individu," buka dr. Karina.
Dari pengertian yang dijelaskan di atas melahirkan sebuah paradigma baru, dimana penuaan dapat diperlakukan sebagai penyakit, yang dapat dicegah (preventif), diobati (kuratif), diperbaiki (rehabilitatif), bahkan dikembalikan pada kondisi sebelumnya (reverse).
dr. Karina mengatakan bahwa perubahan yang terjadi akibat penuaan mengakibatkan penurunan kemampuan fisik maupun mental, terjadinya penyakit bahkan juga menyebabkan kematian.
Perubahan tersebut dapat terjadi mengikuti kurva linier (semakin berat) atau dapat juga terjadi secara konstan atau mengikuti garis lurus dan tidak selalu berhubungan dengan pertambahan usia seseorang.
"Hal tersebut melahirkan 2 istilah usia seseorang, usia kronologis dan usia biologis. Usia kronologis adalah usia seseorang dilihat dari pertambahan usianya setiap tahun, sedangkan usia biologis adalah usia seseorang yang ditentukan berdasarkan kemampuan fisik tubuhnya," tambah dr. Karina.
Tak jarang ada seseorang berusia 70 tahun (usia kronologis), dengan kondisi mental dan fisik sangat sehat dan berfungsi dengan baik (usia biologis), ada pula seseorang dengan usia yang sama namun kondisi fisik dan mentalnya sangat berbeda dan tergantung orang lain.
Penuaan manusia yang ditandai oleh kelemahan fisik dan biologis yang sangat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh atau imun. Penunaan sistem imun ini dapat mengakibatkan dua masalah besar pada tubuh, yaitu kerentanan terhadap infeksi dan inflamasi.
Kerentanan terhadap infeksi yang dimaksud berkaitan dengan kemampuan melawan infeksi bakteri, virus, parasit, jamur, maupun mikroba Iainnya yang semakin menurun seiring dengan penunaan.
Sedangkan inflamasi yang dimaksud adalah peradangan yang terjadi akibat kerusakan sel di berbagai organ tubuh, penyakitpenyakit yang berhubungan dengan inflamasi diantaranya penyakit jantung, alzheimer, parkinson, osteoartritis, dan juga autoimun.
"Hal tersebut berlaku sebaliknya, penyakit degeneratif yang terjadi pada berbagai organ tubuh Iainnya dapat menurunkan kemampuan sistem imun, namun mekanismenya belum diketahui dengan pasti," tutup dr. Karina
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah




