Akurat

Target 2030 Bebas Gigi Berlubang Terkendala Komitmen Pemerintah

Khaerul S | 16 September 2017, 14:29 WIB
Target 2030 Bebas Gigi Berlubang Terkendala Komitmen Pemerintah

AKURAT.CO, Indonesia memiliki target tahun 2030 anak-anak berusia 12 sampai 18 tahun bebas gigi berlubang. Namun Dr. drg. Hananto Seno, Sp.BM., MM, menyatakan itu akan sulit tercapai bila kurangnya kerjasama.

Kepada Akurat.co Dr Seno mengatakan perasaan kecewanya terhadap pemerintah. Selama ini menurutnya menganaktirikan kedokteran dan kesehatan gigi. Pemerintah hanya beri perhatian pada bidang kesehatan umum, bayi dan gizi.

“Saya agak sangat miris ya, di Kementerian Kesehatan ada Direktorat Litbangkes, tetapi penelitian tuh hanya bidang kesehatan secara umum, bayi, gizi, berat badan, ya kayak gitu-gitu, mata, tapi gigi tidak ada” katanya kemarin (15/9)

Ia menyayangkan bahwa penelitian kesehatan yang selama ini dilakukan hanya sebatas menanyakan pada anak apakah giginya sakit atau tidak dan sebatas pengecekan karies saja. Yang diharapkan adalah adanya tindakan yang dapat dilakukan. Misalnya seorang anak terlihat ada bakal karies, maka sebaiknya dilakukan penutupan. Namun, dokter Seno mengatakan pemerintah tidak memiliki dana untuk itu.

“Padahal mentri Kesehatan bilang “kita konsen dengan karies” tapi manakala kita mau melakukan penelitian gak ada dana, tidak ada dana untuk pemeriksaan gigi secara mendalam.” ungkap dokter Seno.

Oleh karena itu dokter Seno juga mengharapkan kerjasama dari masyarakat. Ia menginginkan adanya kesadaran masyarakat untuk mencegah timbulnya penyakit gigi dan mulut. Caranya dengan rutin membersihkan gigi di waktu yang tepat dengan cara yang benar agar tercapai target 2030 anak Indonesia tanpa gigi berlubang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
K
Editor
Khaerul S