Pameran Game Terbesar di Dunia E3 Dihentikan Secara Permanen

AKURAT.CO - Pertunjukan game terbesar, E3, telah resmi dihentikan setelah lebih dari dua dekade menjadi pameran utama dalam dunia game.
Dikutip dari Bbc.com, Rabu (13/12/2023), Badan industri Entertainment Software Association (ESA) yang mengadakan acara tersebut mengumumkan bahwa E3 tidak akan kembali di masa depan setelah pameran tahun 2023 dibatalkan.
E3, yang dulu merupakan sorotan industri game, mulai kehilangan relevansi karena pemain besar seperti Nintendo, Ubisoft dan Sony lebih memilih mengumumkan game baru di acara mereka sendiri.
Penyelenggaraan acara yang terakhir kali diadakan secara virtual pada tahun 2021 ini mengalami kesulitan menarik minat dari industri setelah menghadapi jeda paksa akibat pandemi.
Para analis menyatakan bahwa perusahaan game menyelenggarakan acara sendiri sebagai cara yang lebih efisien untuk menjangkau audiens dan mengendalikan pengumuman produk.
Direktur riset game menyebut kepergian E3 sebagai momen penting bagi industri game, mengakui bahwa acara tersebut dahulu menjadi pameran tak terlupakan namun kini berpindah ke platform penyelenggaraan yang lebih fleksibel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







