Roblox Terancam Diblokir karena Unsur Kekerasan, Inilah Daftar Game yang Pernah Terancam Dilarang di Indonesia

AKURAT.CO Game Roblox terancam akan diblokir di Indonesia setelah muncul sorotan terkait kontennya yang dianggap mengandung unsur kekerasan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai moral.
Isu ini memicu perdebatan hangat di media sosial, khususnya di kalangan orang tua, pendidik, hingga komunitas gamer.
Roblox sendiri dikenal sebagai platform yang memungkinkan pengguna, termasuk anak-anak, untuk membuat dan memainkan game yang dibuat oleh pengguna lainnya.
Baca Juga: Inilah Resep Rahasia Cooking Event Grow a Garden Roblox, Auto Menang!
Sayangnya, karena sifatnya yang terbuka dan berbasis komunitas, kontrol terhadap konten buatan pengguna menjadi tantangan tersendiri.
Namun, Roblox bukan satu-satunya game yang pernah berada di ambang pemblokiran.
Indonesia memiliki rekam jejak cukup panjang dalam mengawasi, memperingatkan, hingga melarang game yang dianggap membawa pengaruh buruk, baik dari segi kekerasan, pornografi, hingga perjudian terselubung.
Berikut ini adalah daftar game yang pernah terancam atau bahkan sempat dilarang di Indonesia.
1. PUBG Mobile
PUBG Mobile pernah nyaris diblokir karena dinilai mengandung kekerasan eksplisit dan berpotensi membuat pemain kecanduan.
Durasi main yang panjang membuat banyak orang lalai terhadap tanggung jawab.
2. Call of Duty Series
Call of Duty Series disorot karena menampilkan adegan perang realistis yang dianggap kurang layak untuk anak-anak.
MUI bahkan menyebutnya “kurang mendidik” dan menyarankan agar dihindari oleh pemain muda.
3. Pokémon GO
Saat pertama kali dirilis, Pokémon GO menjadi fenomena global berkat penggunaan teknologi augmented reality (AR) yang menggabungkan dunia nyata dan virtual. Pemain diajak berburu karakter Pokémon di lokasi fisik, menciptakan pengalaman bermain yang interaktif.
Namun di Indonesia, pemerintah sempat mengambil langkah tegas dengan melarang permainan ini di lingkungan instansi pemerintahan.
4. Fortnite
Fortnite, game battle royale yang digemari kalangan remaja, sempat menjadi perhatian karena mengandung unsur kekerasan seperti baku tembak dan perusakan bangunan.
Di berbagai negara termasuk Indonesia, tingkat kekerasan dalam game ini sempat memicu kekhawatiran, bahkan hingga mendapat peringatan dan larangan di beberapa wilayah.
5. Mortal Kombat 11
Mortal Kombat 11 termasuk dalam daftar game yang dilarang di Indonesia. Alasan pelarangan ini berkaitan dengan sejumlah elemen dalam game yang dianggap bertentangan dengan norma dan budaya lokal.
Larangan tersebut membuat pihak Warner Bros. membatalkan perilisan resmi Mortal Kombat 11 di Indonesia, yang sebelumnya dijadwalkan rilis pada 23 April 2019.
6. Free Fire
Game Free Fire sering dikaitkan dengan penurunan produktivitas dan perilaku agresif pada remaja, terutama jika dimainkan tanpa pengawasan.
Meski belum pernah resmi dilarang, Free Fire tetap menjadi sorotan dalam diskusi seputar pengaruh game terhadap perilaku dan kesehatan mental anak.
7. Roblox
Terbaru, Roblox menjadi game yang terancam diblokir oleh pemerintah Indonesia karena adanya dugaan konten kekerasan di dalamnya.
Padahal, Roblox juga menjadi platform kreatif dan penghasil uang bagi banyak anak muda.
Baca Juga: 11 Resep Makanan Cooking Event Grow a Garden di Roblox, Cara Mudah Dapat Prismatic!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel







