Akurat Logo

Dumb Phone, HP Seukuran Kartu Penyembuh Kecanduan Medsos

Khaerul S | 3 Maret 2018, 14:50 WIB
Dumb Phone, HP Seukuran Kartu Penyembuh Kecanduan Medsos

AKURAT.CO, Perusahaan start-up bermarkas di Brooklyn, menciptakan gadget anti-smartphone bagi mereka yang tidak mau lagi terobsesi dengan medsos. Gadget ini dinamai Light Phone2 , dan didesain dengan konsep ultra-minimalist yang elegan. Disebut Telepon Bodoh atau Dumb Phone ini hanya mampu digunakan untuk menelepon, mengirim pesan text dan alarm saja. Gadget ini sama sekali tidak terkoneksi dengan medsos, email atau website.

“Telepon genggam untuk manusia yang tulus menghormatimu. Dengan membuat Anda meninggalkan smartphone, dia mendorong Anda untuk menghabiskan waktu berkualitas untuk melakukan hal yang Anda sukai, bebas pengalih. Kami menyebutnya ‘going light’,” begitu klaim para pencipta Light Phone 2 dikutip Dailymail, Jumat (2/3). 

Light Phone original sebenarnya hanya berfungsi untuk menelepon saja, dan gadget-gadget itu dipromosikan di Kickstarter 2015 lalu. Telepon itu telah dibeli oleh 10.000 orang, demikian klaim perusahaan manufakturnya. Saat ini perusahaan startup itu telah mengadakan crowd funding untuk mendanai produksi Light Phone 2 yang dilengkapi fitur seperti penunjuk arah, ride-sharing, music playlist, laporan cuaca, kalkulator, kamus dan mampu menjalankan perintah suara.

Penekanan perangkat ini adalah tidak adanya fitur email, berita, iklan atau medsos. Light phone 2 ini didesain agar enak dipandang mata dengan finishing warna matte putih atau hitam. Finishing tersebut dipilih agar layar perangkat nyaman dilihat di luar ruangan. Meski miskin dari fitur kekinian, perangkat ini tetap diperkuat jaringan 4G dan menggunakan display E-ink yang digunakan juga pada Kindle dari Amazon.

Di sisi bawah terdapat headphone jack, USB-C charging port dan jack untuk microphone. Sisi kanan perangkat terdapat 2 tombol untuk memudahkan scroll ke atas maupun ke bawah untuk menelusuri sepanjang roadmap of tools. Perangkat ini didesain agar mudah dinavigasikan dengan tidak ‘mengubur’ pengguna dengan gundukan aplikasi, fungsi dan buttons. “Ini benar-benar alat, bukan umpan. Ini telepon yang benar-benar menghormati Anda,” papar mereka sekali lagi.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A