AKURAT.CO Daging sapi tak hanya enak disantap dan mengenyangkan tetapi menjadi sumber protein yang baik untuk manusia. Namun, daging sapi yang tidak diolah dengan benar dapat menyebabkan keracunan daging sapi.
Masalah utama mengapa daging bisa menyebabkan keracunan makanan adalah kesalahan dalam memasak.
Gejala Keracunan Daging Sapi
1. Sakit perut
2. Demam
3. Muntah
4. Diare
5. Mual
6. Kembung
Jika memiliki sistem kekebalan tubuh kurang baik, maka risiko keracunan makanan akan lebih tinggi. Perlu diingat bahwa jika gejala-gejala di atas memburuk meski sudah dilakukan perawatan serta sampai menyebabkan dehidrasi, segera cari perhatian medis.
Tips Memulihkan Usai Keracunan Daging Sapi
Dikutip dari laman Healthline, kamu disarankan untuk istirahat cukup dan lakukan tips berikut ini.
1. Mencukupi asupan cairan
Asupan cairan sangat penting untuk membantu tubuh melawan efek keracunan makanan. Muntah dan diare dapat menyebabkan dehidrasi, maka dari itu minum air putih yang cukup akan membantu memulihkan tubuh.
Minuman elektrolit adalah salah satu cairan yang direkomendasikan untuk mencegah dehidrasi. Cairan lain yang disarankan juga termasuk soda tanpa kafein, teh tanpa kafein, kaldu ayam, atau sup sayuran.
2. Makan makanan hambar
Ketika kamu merasa sudah bisa makan, konsumsilah makanan yang lembut. Makanan hambar, rendah lemak, dan rendah serat juga direkomendasikan. Beberapa makanan yang direkomendasikan antara lain: pisang, sereal, putih telur, kentang tanpa bumbu, nasi, madu, atau oatmeal.
3. Pengobatan rumahan
Selama episode keracunan daging, penting bagi tubuh untuk mengikuti reaksi alaminya untuk membersihkan dan membersihkan saluran pencernaan untuk menyingkirkan bakteri berbahaya. Itulah sebabnya obat diare yang dijual bebas tidak disarankan untuk mengobati keracunan makanan.
Jika gejala mencapai puncaknya, sebaiknya konsumsi teh jahe karena jahe dikenal dapat membantu menenangkan perut.
Setelah merasa lebih baik, kamu mungkin ingin mengganti flora usus normal dengan yoghurt atau sumber probiotik lainnya selama setidaknya dua minggu. Ini dapat membantu tubuh meregenerasi bakteri sehat yang hilang dalam proses pembersihan keracunan daging sekaligus memulihkan sistem pencernaan dan sistem kekebalan.
4. Jangan menyikat gigi setelah muntah
Tunggulah setidaknya satu jam setelah mengalami gejala muntah. Asam lambung yang dikeluarkan saat muntah bisa merusak enamel gigi, dan menyikat gigi segera setelah muntah dapat mengikis enamel lebih lanjut. Sebaiknya berkumurlah dengan campuran air dan baking soda.
5. Mandi
Mandi bisa membersihkan tubuh dari bakteri jahat. Selain itu, pastikan untuk istirahat cukup karena ini akan membantu pemulihan diri lebih cepat.
6. Makanan dan minuman yang perlu dihindari
Tubuh sedang "berperang" mengusir patogen penyebab keracunan makanan. Jadi, jangan memberi "amunisi" tambahan bagi para penyerang ini.
Hindari makanan yang menyebabkan keracunan makanan, misalnya daging sapi yang terkontaminasi. Selain itu, hindari makanan, minuman, dan zat yang bersifat keras pada lambung, seperti: alkohol, kafein, makanan pedas, makanan tinggi serat, produk susu, makanan berlemak, gorengan, nikotin, makanan berbumbu, jus buah, serta hindari obat diare oral yang dijual bebas.
Pencegahan Keracunan Daging Sapi
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melansir, keracunan daging sapi bisa dicegah dengan melakukan langkah-langkah preventif, seperti:
1. Memisahkan daging: Saat berbelanja, ambil daging terakhir, tepat sebelum membayar. Pisahkan daging dari makanan lain di keranjang belanja dan tas belanjaan. Untuk mencegah kontaminasi silang, masukkan paket daging mentah dan unggas ke dalam kantong plastik tersendiri.
2. Dinginkan: Simpan daging dalam lemari es hingga siap untuk diolah. Saat membawa daging dalam kondisi mentah, simpan di dalam kotak pendingin dengan suhu 4,4 derajat Celcius atau lebih rendah.
3. Proses pencairan daging beku dan marinasi: Defrost atau thawing merupakan proses pencairan bahan makanan beku seperti daging dan ikan, sebelum akhirnya diolah jadi makanan. Kuman berbahaya dapat berkembang biak dengan sangat cepat pada suhu ruangan. Lakukan proses pencairan daging beku dengan aman di lemari es, air dingin, atau microwave.
Selalu marinasi daging di lemari es, apa pun jenis bumbu yang digunakan. Jangan pernah thawing atau marinasi daging mentah apa pun di atas meja.
4. Perhatikan kebersihan: Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memegang daging mentah, unggas, dan seafood. Cuci permukaan tempat mengolah makanan, peralatan, dan panggangan sebelum dan sesudah memasak.
5. Bersihkan panggangan: Gunakan kain lembap atau tisu kertas untuk membersihkan permukaan panggangan sebelum menggunakannya untuk memasak.
Jika menggunakan sikat bulu kawat, periksa permukaan panggangan secara menyeluruh sebelum memasak. Bulu kawat dari sikat pembersih panggangan bisa lepas dan menempel pada makanan di atas panggangan.
6. Hindari kontaminasi silang: Buang bumbu dan saus yang telah menyentuh jus daging mentah, yang dapat menyebarkan kuman ke makanan yang dimasak. Gunakan peralatan bersih dan piring bersih untuk mengeluarkan daging matang dari panggangan.
7. Memasak daging dengan benar: Gunakan termometer daging untuk memastikan daging dimasak cukup panas untuk membunuh kuman berbahaya. Saat mengasapkan daging, jaga suhu antara 107 derajat Celcius hingga 148 derajat Celcius untuk menjaga daging tetap dalam suhu aman saat proses pengasapan.
Nah, itulah penyebab, tips, dan pencegahan terhadap keracunan daging sapi. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa




