Kecap Sedaap Produk Israel Atau Bukan? Berawal Dari Sabun Inilah Sejarah Pesaing Bango Dan ABC

AKURAT.CO - Gerakan boikot produk pro Israel yang diperkuat dengan Fatwa MUI menimbulkan pertanyaan di masyarakat tentang Kecap Sedaap Produk Israel Atau Bukan?.
Lantas apakah jawaban dari pertanyaan yang beredar diantara warganet mengenai Kecap Sedaap Produk Israel Atau Bukan?
Kita berharap semoga pertanyaan Kecap Sedaap Produk Israel Atau Bukan mendapatkan jawaban yang positif bagi kedamaian di Palestina atau Indonesia.
Dilansir dari situs Kecap Sedaap, merek tersebut menghadirkan beragam lini produk dari berbagai macam kemasan dan ukuran diantaranya.
Botol
Kecap Sedaap hadir dengan kemasan botol berukuran 620ml, 275ml dan 135ml untuk memenuhi kebutuhan kecap harian Anda dan keluarga. Kemasan didesign dengan teknologi yang modern dan higienis.
Kemasan Ekonomis
Kecap Sedaap hadir juga dalam kemasan sachet berukuran 17ml dan 11ml untuk memenuhi kebutuhan penggunaan kecap satu kali pakai Anda dan keluarga.
Kemasan Isi Ulang
Kecap Sedaap hadir dengan kemasan isi ulang berukuran 600ml, 225ml dan 65ml yang lebih ekonomis untuk Anda dan keluarga.
Baca Juga: Apakah Kecap Bango Pro Israel? Berikut 4 Produk Lokal Alternatif Yang Bisa Dicoba
Sejarah Kecap Sedaap
Kecap Sedaap sendiri adalah produk dari Perusahaan yang memproduksi kebutuhan rumah tangga yaitu Wingsfood.
Dilansir dari situs kecap sedaap, Kecap Sedaap diproduksi di Indonesia tepatnya di Jakarta Timur.
Wingsfood sendiri berdiri sejak tahun 1948 oleh Bapak Harjo Sutanto (Om Tan) pindah dari Tulungagung ke Surabaya dan almarhum Bapak Johanes F. Katuari (Om Oen) pindah dari Yogyakarta ke Surabaya untuk mendirikan pabrik sabun rumah tangga yang mereka beri nama Fa.
Baca Juga: Benarkah Produk Indomie Pro Israel? Intip Sejarahnya Di Sini
Thong Fat yang artinya “sukses & sejahtera bersama”. Fa. Produk pertama Thong Fat adalah sabun batangan bernama Wings Soap yang diproduksi di pabrik di Jl. Kalisosok Kidul no. 2 Surabaya oleh 6 orang karyawan.
Didistribusikan dengan menggunakan sepeda, penjualan sabun dilakukan dengan sistem door to door, pengiriman di toko-toko pojok dan toko-toko di bazar, serta melalui ibu-ibu yang membawa keranjang di kepalanya yang disebut pedagang keliling.
Kecap Sedaap sendiri merupakan pengembangan dari merek Sedaap yang sudah digunakan terlebih dahulu pada Mie yaitu Mie Sedaap.
Dilansir dari situs blog Emen Rizal, Produk Wings dikenal sebagai pesaing tangguh dari produk-produk sejenis yang diproduksi perusahaan multinasional, seperti Unilever dan P&G.
Strateginya adalah menjual produk dengan harga lebih murah, namun berkualitas lebih tinggi atau setara dibanding pemain utama.
Baca Juga: Apakah Frisian Flag Produk Israel? Ini Sejarah Susu Bendera di Indonesia
Lini Masa Wingsfood
1948 — Ferdinand Katuari dan Harjo Sutanto mendirikan FA Wings dan memproduksi sabun colek skala home industry
1950 — sabun mandi Wings mulai dipasarkan
1970 — meluncurkan deterjen krim merek Ekonomi
1980 — melebarkan bisnis sabun deterjen krim dengan merek Wings Biru dan Dangdut
1983 — bersama sejumlah investor (termasuk Grup Salim) mendirikan PT Unggul Indah Cahaya, satu-satunya produsen alkylbenzene (bahan baku dasar produk-produk deterjen) di Indonesia
1986 — kembali investasi di bisnis hulu melalui PT Petocentral
1989 — masuk di bisnis keramik, merek Milan dan Hercules
1989 — mendirikan Bank Ekonomi
1989 — berpatungan dengan Lion Corp. mendirikan PT Lionindo Jaya
1990 — memasarkan deterjen batangan merek Extra Aktif dan deterjen bubuk merek So Klin
1995 — membeli lahan plantation PT Damit Mitra Sekawan dan PT Gawi Makmur Kalimantan
1995 — berpatungan dengan Siam Cement memasuki bisnis gypsum dan semen fiber
1997 — meluncurkan Daia
1998 — mengakuisisi proyek perumahan Rafless Hill dari pemilik PT Gunung Subur Sentosa
1998 — periode ekstensi So Klin dimulai dengan Softener So Klin dan So Klin Pewangi
2000 — membeli saham Ecogreen melalui konsorsium dengan kepemilikan mayoritas (47,7%)
2001 — mendirikan perusahaan sekuritas, EkoKapital Securitas
2002 — membangun Pulogadung Trade Center bersama Djarum
2003 — penetrasi di bisnis mi instan melalui Mie Sedaap
2004 — ditinggal salah satu founding father, Ferdinand Katuari
Dari ulasan diatas, menunjukkan Kecap Sedaap merupakan produk asli Indonesia produksi Wingsfood yang berawal di Surabaya dan tidak pernah menyatakan mendukung Israel.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







