Akurat Logo

Mengenal Bekasam, Makanan Fermentasi Ikan Mentah Dan Nasi

| 5 April 2023, 23:00 WIB
Mengenal Bekasam, Makanan Fermentasi Ikan Mentah Dan Nasi

AKURAT.CO Jika kamu berkunjung ke Sumatra Selatan belum lengkap kalau tidak mencoba makanan khas daerahnya. Bukan hanya pempek, makanan khas Sumsel yang juga terkenal adalah bekasam, yakni olahan ikan mentah yang difermentasi menggunakan nasi.

Apa Itu Bekasam?

Nama lain dari bekasam yaitu sam-sam dan se-sam. Mungkin bagi masyarakat asli Sumsel sudah tak asing lagi dengan bekasam yang menjadi lauk makan. 

Makanan ini memiliki cita rasa asam, pedas dan gurih. Ikan yang diolah menjadi bekasam biasanya berasal dari jenis ikan air tawar seperti seluang, nila, mujair, lele atau wader. 

Dahulu bekasam hanya dibuat saat musim panen ikan tiba. Makanan ini diciptakan karena belum ada lemari es untuk menyimpan stok ikan. Para nelayan pun memakai proses fermentasi untuk mengolah dan menyimpan ikan supaya tidak cepat busuk. 

Setiap daerah punya cara mengolah bekasam yang berbeda-beda. Tapi umumnya makanan ini dibuat menggunakan bakteri asam laktat yang dihasilkan dari garam dan nasi dalam wadah kedap udara. 

Cara Membuat Bekasam

Bekasam yang sudah digoreng. (Kulineran)

Bekasam juga dikenal di luar wilayah Sumsel seperti Lampung, Jambi, Riau dan bahkan Kalimantan. Setiap daerah tersebut memiliki cara dan teknik tersendiri dalam mengawetkan ikan.

Namun, pada umumnya, langkah-langkah membuat bekasam mengikuti tahapan berikut:

1. Pilih ikan yang akan difermentasi: bisa ikan nila, ikan mas, ikan gabus atau ikan mujair.

2. Bersihkan ikan dengan menyisik dan mengeluarkan isi perutnya.

3. Cuci ikan dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran maupun darah yang masih menempel.

4. Jika ikan sudah bersih, tempatkan ikan ke dalam toples, lalu campur merata dengan garam dan nasi.

5. Setelah tercampur rata. Tutup toples dengan menyisakan sedikit rongga udara.

6. Wadah atau toples ditempatkan pada suhu ruangan selama kurang lebih tujuh hari agar proses fermentasi berlangsung dengan baik.

Setelah proses fermentasi selesai, bekasam yang sudah jadi bisa kamu olah terlebih dahulu. Biasanya, masyarakat Palembang mengolah ikan yang telah difermentasi dengan cara digoreng, ditumis ataupun dimasak dengan kuah, atau jika kamu mau, bekasam juga bisa langsung dimakan.

Selain punya cita rasa yang authentic dan lezat, bekasam juga baik buat kesehatan lho. Makanan ini memiliki kandungan senyawa lovastatin yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat. Nah, kamu udah pernah mencicipi makanan khas Sumsel ini belum?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.