Iqbal Ramadhan Rindu Makan Gorengan dan Kolak Saat Berbuka Puasa

AKURAT.CO Aktor dan musisi Iqbaal Ramadhan mengaku sangat rindu suasana berbuka puasa bersama atau bukber, dan berbuka menggunakan kolak dan gorengan, terutama tahu jeletot.
Seperti diketahui, tahun ini, Iqbal harus menjalani ibadah puasa di Melbourne, Australia, karena menempuh bangku kuliah studi jurusan Media Communication di Monash University
"Itu (buka puasa bersama) kayaknya jadi sebuah hal yang take it for granted, tapi kalau udah tinggal sendiri ternyata berasa sepi juga ya," ujar Iqbaal dalam Acara Virtual The Body shop Indonesia, pada Jumat (08/4/2022).
Selain itu, Iqbaal juga mengaku sangat rindu dengan takjil khas orang Indonesia yakni kolak dan gorengan, terutama tahu jeletot.
"Kalau yang dikangenin dari makanannya sih kolak, gorengan. Di Indonesia kan gorengan bisa dimakan kapan aja. Nah kalo di sini, tahu isi, tahu jeletot gitu kan enggak ada," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Iqbaal kemudian menceritakan tantangannya selama menjalani ibadah puasa di negeri Kanguru tersebut.
Pasalnya, kata Iqbaal, dia sama sekali tidak merasakan suasana Ramadhan karena tidak seperti di Indonesia, umat muslim di Australia merupakan minoritas.
Untuk mengobati kesepiannya saat menjalani ibadah puasa di perantauan, Iqbaal mengatakan dia selalu menyibukkan diri misalnya dengan tugas-tugas kuliah yang banyak.
"Dengan menyibukkan diri dengan kuliah, tugas yang banyak, kerjaan yang harus dikerjain. Itu lumayan bisa jadi distraksi. Kalau enggak ya pasti ngecek jam terus," katanya.
Meski jauh dari keluarga dan teman-teman terdekatnya yang tinggal di Indonesia, Iqbaal mengatakan hal tersebut tak jadi halangan baginya untuk terus berbagi kebahagiaan selama Ramadhan dan lebaran mendatang, salah satunya dengan mengirim bingkisan.
"Ketika kita berada jauh dari orang-orang yang kita cintai, dan tidak bisa bertemu langsung pada kesempatan bulan Ramadan maupun Hari Raya nanti, tidak berarti ekspresi cinta dan perhatian kita harus berhenti. Seperti yang sedang saya jalani sekarang, harus kembali ke Melbourne untuk kuliah dan jauh dari keluarga dan sahabat," ucapnya.
"Semenjak tahu kalau kecil nih kemungkinannya untuk kembali ke Indonesia buat lebaran, (berbagi bingkisan) bisa jadi jalan untuk tetap berbagi kebahagiaan buat teman-teman dan keluarga di Indonesia. Saya yakin banget sih, jarak dan waktu tidak menghalangi keinginan saya untuk berbagi kebahagiaan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





