Pemimpin Partai Demokrat: Krisis Hubungan dengan Amerika Serikat Semakin Dalam, Keamanan Israel Terancam
AKURAT.CO Hubungan Israel dan Amerika Serikat (AS) menghadapi krisis yang semakin dalam. Selain rencana Washington menghentikan bantuan militer senilai USD 3,8 miliar per tahun, hubungan pemerintahan Israel dengan Partai Demokrat AS juga dilaporkan semakin memburuk.
Peringatan tersebut disampaikan pemimpin Partai Demokrat Israel, Yair Golan, pada Jumat. Dia menilai, memburuknya hubungan Israel-AS menjadi ancaman serius bagi keamanan Israel terutama di tengah ketidakpastian dukungan militer Washington.
“Krisis dengan AS semakin dalam, dana bantuan militer dipangkas, dan keretakan dengan Partai Demokrat semakin parah,” kata Golan dalam pernyataan yang disebutnya sebagai laporan situasi.
Dia memperingatkan, kondisi tersebut bukan persoalan diplomatik biasa, melainkan ancaman nyata terhadap kepentingan keamanan Israel.
“Ini merupakan bahaya nyata bagi Israel dan keamanannya. Kita tidak punya waktu untuk disia-siakan dengan permainan politik,” ujarnya.
Pernyataan Golan muncul beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana penghentian bantuan keuangan kepada Israel pada akhir tahun ini. Trump mengatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan yang telah dicapai dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beberapa bulan sebelumnya.
Rencana penghentian bantuan militer AS itu menimbulkan perhatian karena selama ini Washington menjadi salah satu penopang utama anggaran pertahanan Israel.
Menurut laporan Channel 12 Israel, Kementerian Keuangan Israel bahkan tidak mengetahui rencana Washington menghentikan bantuan tersebut sebelum Trump mengumumkannya kepada publik.
Padahal, bantuan tahunan sebesar USD 3,8 miliar dari AS telah diperhitungkan sebagai salah satu sumber penting pembiayaan anggaran pertahanan Israel untuk 2027 dan 2028.
Menanggapi kritik tersebut, kantor Netanyahu menyatakan bantuan militer AS selama ini mendapatkan dukungan bipartisan, baik dari Partai Demokrat maupun Republik.
Pemerintah Israel menggambarkan perubahan kebijakan Washington sebagai peralihan hubungan dari pola bantuan menjadi kemitraan yang lebih setara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 7Blue Bird Cetak Laba Rp474 Miliar, Salah Satunya Ditopang oleh Keuntungan Penjualan Armada yang Melonjak
- 8Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








