Ambisi Nantong yang Diam-diam Terus Maju dan Berkembang

AKURAT.CO Sukses di tahun-tahun sebelumnya, Belt and Road Journalists Forum kembali berlangsung tahun ini, melibatkan puluhan wartawan internasional dan dipusatkan di Nanjing, Provinsi Jiangsu, China.
Di tengah kegiatan, sebagian jurnalis peserta Belt and Road Journalists Forum 2026, diarahkan panitia penyelenggara untuk melakukan tur berkeliing Kota Nantong, Provinsi Jiangsu, sejak Selasa (13/10/2026) hingga Kamis ini.
Pada Rabu (14/10/2026) sore, mereka yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Kenya, Zambia, Angola, Mongolia, serta sejumlah negara lain, bahkan berkesempatan untuk berdialog langsung dengan Wakil Sekretaris Komite Partai Komunis Kota Nantong yang juga Wali Kota Nantong, Zhang Tong.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat selama hampir dua jam, Zhang Tong berbagi pandangan mengenai kerja sama dan visi pembangunan kota Nantong.
Para wartawan pun diberi kebebasan mengajukan pertanyaan mengenai integrasi industri dan rantai pasok, kerja sama internasional, tata kelola ekologi dan lingkungan, energi hijau dan bersih, pengembangan pertanian modern, sinergi budaya dan pariwisata, serta optimalisasi iklim usaha.
Zhang Tong menyatakan bahwa Nantong akan terus menjadikan pembangunan Belt and Road sebagai pedoman dalam mendorong kemajuan. Dengan berpegang teguh pada semangat Jalur Sutra yang menjunjung perdamaian dan kerja sama, keterbukaan dan inklusivitas, saling belajar, serta keuntungan bersama, Nantong bertekad berbagi peluang pembangunan dari integrasi Kawasan Delta Sungai Yangtze.
Kawasan Delta Sungai Yangtze adalah wilayah geografis dan ekonomi yang sangat subur serta padat penduduk di Tiongkok bagian timur, terletak di muara tempat Sungai Yangtze mengalir ke Laut Tiongkok Timur. Kawasan ini merupakan salah satu pusat manufaktur, perdagangan, dan inovasi utama China.
Selain itu, lanjut Zhang Tong, Nantong juga akan terus memperluas kerja sama konkret di berbagai bidang dengan banyak pemerintahan dan perusahaan swasta kelas dunia, termasuk dalam bidang energi bersih, industri manufaktur tradisional, konstruksi, perdagangan lintas batas, pertanian cerdas, serta pariwisata.
"Nantong berambisi membuka peluang baru bagi pembangunan bersama yang lebih berkelanjutan dan berlangsung pada tingkat yang lebih tinggi," kata Zhang Tong, dalam pertemuan yang berlangsung di Ballroom Hotel Marriot Nantong.
Zhang Tong (duduk, kiri)
Dalam data yang diperoleh dari hasil Rencana Lima Tahun ke-14 (2021–2025) Kota Nantong, produk domestik bruto (PDB) Nantong telah mencapai 1,28 triliun yuan atau sekitar USD188,35 miliar pada 2025.
Sejumlah capaian yang terekam dalam periode 2021-2025 antara lain penguatan fundamental ekonomi, percepatan integrasi dengan kawasan Delta Sungai Yangtze, pertumbuhan sektor kelautan, pendalaman reformasi dan keterbukaan ekonomi, peningkatan keseimbangan pembangunan perkotaan dan perdesaan, serta kenaikan standar hidup masyarakat.
Menurut Zhang Tong, berbagai capaian tersebut telah mendorong modernisasi Nantong ke tingkat yang lebih tinggi.
Sementara, dalam arah pembangunan Nantong selama lima tahun ke depan, kota termakmur di Provinsi Jiangsu ini menargetkan posisi terdepan dalam integrasi regional, pembangunan kawasan pesisir, serta jajaran kota dengan nilai ekonomi mencapai satu triliun yuan.
"Nantong juga berambisi menjadi pusat utama di bagian utara kawasan Delta Sungai Yangtze," kata Zhang Tong.
Yang menarik dari Nantong adalah kota ini memang tidak sekondang Beijing, Shanghai, atau Shenzhen, yang sudah sangat dikenal secara global. Nantong yang tidak ternama menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi China juga bertumpu pada kota-kota industri dan pelabuhan di luar pusat perhatian dunia.
Nantong berada di sisi utara muara Sungai Yangtze, menghadap ke Shanghai. Letaknya sangat strategis karena memiliki akses ke wilayah pesisir Laut China Timur sekaligus ke jalur sungai yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan China. Kota ini juga terhubung dengan kawasan Shanghai dan Suzhou melalui beberapa jembatan lintas sungai.
Mengenal Belt and Road Journalists Forum
Forum Jurnalis Belt and Road merupakan kegiatan utama dari Belt and Road Journalists Network (BRJN).
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2017, forum ini telah sukses digelar selama delapan kali berturut-turut, dengan menghadirkan hampir 300 pimpinan organisasi jurnalis dan eksekutif senior media dari berbagai negara setiap tahunnya.
Forum ini secara konsisten menjunjung tinggi Semangat Jalur Sutra yang berlandaskan pada prinsip “perdamaian dan kerja sama, keterbukaan dan inklusivitas, saling belajar, serta saling menguntungkan”.
Melalui kunjungan lapangan dan diskusi tematik, forum ini berbagi kisah-kisah inspiratif, pengalaman profesional yang berharga, serta wawasan terkini yang berorientasi ke masa depan. Dengan demikian, forum ini memperdalam pertukaran dan kerja sama di antara organisasi jurnalis dari negara-negara dan kawasan yang berpartisipasi dalam Inisiatif Belt and Road.
Forum ini juga memungkinkan organisasi jurnalis menjalankan peran khas mereka secara lebih optimal dalam mempererat hubungan antarmasyarakat serta memperkuat landasan dukungan publik terhadap Inisiatif Belt and Road.
Sementara Belt and Road Journalists Network (BRJN) merupakan platform internasional untuk pertukaran dan kerja sama antarorganisasi jurnalis yang diprakarsai bersama oleh All-China Journalists Association (ACJA) bersama organisasi-organisasi jurnalis dari negara dan kawasan yang berpartisipasi dalam Inisiatif Belt and Road.
Jaringan ini berfungsi sebagai wadah pelayanan dan penghubung bagi lebih dari 110 organisasi jurnalis representatif di seluruh dunia, yang secara keseluruhan mencakup 1,67 juta tenaga profesional media.
Tahun ini, dengan mengusung tema “Konvergensi dan Konektivitas, Inovasi dan Kemajuan, Transformasi Media di Tengah Perubahan Global”, forum jurnalis Belt and Road diselenggarakan di Nanjing, Provinsi Jiangsu, Tiongkok bagian timur, sepanjang 12-18 Oktober 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







