Video Diduga Ancam Melania Trump Viral, Berisi Daftar Tempat Belanja Favoritnya

AKURAT.CO Sebuah video yang diunggah Tasnim News Agency, kantor berita Iran yang dikenal memiliki kedekatan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), memicu kontroversi internasional. Video tersebut dinilai berisi narasi yang mengarah pada ancaman terhadap Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, dan juga menyinggung putra Presiden AS, Barron Trump.
Video yang berjudul "Where to Kill Melania" itu menampilkan sejumlah lokasi yang disebut sebagai tempat favorit Melania Trump berbelanja. Dalam narasinya, video tersebut menyatakan bahwa lokasi-lokasi tersebut "mungkin cocok untuk operasi para pejuang kebebasan dunia," sebagaimana tertulis dalam subtitle berbahasa Inggris.
Tak hanya itu, narator dalam video juga menyebut ketertarikan Melania Trump terhadap dunia fesyen sebagai "kelemahan terbesar" yang dapat dimanfaatkan. Laporan yang beredar menyebutkan bahwa konten tersebut juga memuat ancaman terhadap Barron Trump.
Konten tersebut segera menuai kecaman karena dinilai mengandung unsur yang dapat ditafsirkan sebagai ancaman terhadap keluarga Presiden Amerika Serikat. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari Tasnim News Agency mengenai maksud dan tujuan video tersebut.
Meski Tasnim diketahui memiliki hubungan dengan IRGC, belum ada pernyataan dari pemerintah Iran yang menyatakan bahwa isi video itu merupakan sikap atau kebijakan resmi negara.
Kemunculan video ini diperkirakan akan semakin memperkeruh hubungan antara Iran dan Amerika Serikat yang dalam beberapa waktu terakhir kembali memanas akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Gedung Putih maupun aparat keamanan Amerika Serikat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait video tersebut. Belum diketahui pula apakah Washington akan mengambil langkah diplomatik atau tindakan hukum sebagai respons atas beredarnya konten yang menuai kontroversi tersebut.
Sumber: SH
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








