Akurat Logo

Tragedi Bus Penumpang di Wilayah Pendudukan Rusia, 7 Tewas dan 11 Terluka

Fitra Iskandar | 3 Juni 2026, 13:06 WIB
Tragedi Bus Penumpang di Wilayah Pendudukan Rusia, 7 Tewas dan 11 Terluka
Peta Krimea. Foto: Wikipedia

AKURAT.CO Sedikitnya tujuh orang tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah bus penumpang dihantam serangan drone di wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia pada Rabu dini hari. Insiden ini terjadi ketika perang Rusia-Ukraina kembali memanas dengan gelombang serangan udara besar-besaran dari kedua pihak.

Menurut Denis Pushilin, pemimpin wilayah Donetsk yang ditunjuk Kremlin, bus tersebut sedang melakukan perjalanan dari Moskow menuju Simferopol di Crimea yang diduduki Rusia ketika terkena serangan drone.

"Akibat serangan tersebut, tujuh orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka," kata Pushilin dalam pernyataannya.

Serangan terhadap bus sipil itu terjadi hanya sehari setelah Rusia melancarkan serangan besar ke sejumlah kota di Ukraina yang menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Rusia Klaim Tembak Jatuh Lebih dari 350 Drone

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, otoritas Rusia melaporkan berhasil mencegat lebih dari 350 drone Ukraina dalam serangan semalam yang menyasar berbagai wilayah Rusia.

Salah satu wilayah yang menjadi target adalah Leningrad, kawasan di barat laut Rusia yang mencakup kota St Petersburg. Gubernur Alexander Drozdenko mengatakan sedikitnya 50 drone berhasil ditembak jatuh di wilayah tersebut.

Gelombang serangan drone itu menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir dan menunjukkan meningkatnya kemampuan kedua pihak untuk menyerang jauh ke wilayah lawan.

St Petersburg Bersiap Gelar Forum Ekonomi Internasional

Serangan drone terjadi menjelang pembukaan St Petersburg International Economic Forum (SPIEF), ajang ekonomi tahunan yang selama ini digunakan Rusia untuk menunjukkan ketahanan ekonominya di tengah sanksi Barat.

Forum yang dimulai pada Rabu tersebut dijadwalkan dihadiri delegasi dari lebih dari 130 negara dan wilayah.

Sejumlah pejabat tinggi dunia yang dipastikan hadir antara lain Wakil Presiden China Han Zheng, Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, serta Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan.

Meski forum ekonomi tetap berlangsung sesuai jadwal, meningkatnya serangan drone ke wilayah Rusia menambah kekhawatiran terkait keamanan menjelang pertemuan internasional tersebut.

Sumber: BBC

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.