China Eksekusi Pembunuh Bos Game ‘3 Body Problem’, Racun Mematikan Disamarkan dalam Kopi dan Pil

AKURAT.CO Otoritas China mengeksekusi Xu Yao, pria yang divonis membunuh miliarder industri game Lin Qi dalam kasus peracunan yang menggemparkan dunia teknologi dan hiburan China.
Media lokal melaporkan Xu dieksekusi pada 21 Mei setelah dinyatakan bersalah meracuni Lin Qi akibat konflik bisnis dan perebutan kekuasaan di perusahaan.
Lin Qi merupakan pendiri Yoozoo Games yang memegang hak adaptasi film trilogi fiksi ilmiah terkenal The Three-Body Problem. Novel tersebut kemudian diadaptasi menjadi serial populer 3 Body Problem yang dirilis Netflix pada 2024.
Kasus ini menjadi sorotan luas karena motif pembunuhan disebut berkaitan dengan kesepakatan besar adaptasi serial Netflix tersebut.
Menurut laporan media China, Xu Yao yang sebelumnya memimpin salah satu anak perusahaan Yoozoo Games merasa tersingkir setelah membantu Lin Qi mendapatkan kerja sama dengan Netflix.
Ia kemudian membeli berbagai zat beracun mematikan secara online, termasuk alpha-amanitin, racun berbahaya yang ditemukan pada beberapa jenis jamur beracun.
Racun itu disamarkan dalam bentuk pil probiotik, kapsul kopi, botol air minum, hingga minuman wiski yang kemudian diberikan kepada Lin Qi dan sejumlah karyawan lain.
Pada Desember 2020, Lin Qi jatuh sakit dan dilarikan ke rumah sakit sebelum meninggal dunia beberapa hari kemudian dalam usia 39 tahun.
Beberapa karyawan lain juga sempat mengalami gejala keracunan, namun berhasil selamat.
Perusahaan milik Lin Qi pada Selasa mengonfirmasi eksekusi Xu melalui pernyataan di media sosial Weibo.
“Kasus yang melibatkan pendiri Three-Body Universe akhirnya mencapai akhir, dan keadilan akhirnya ditegakkan,” tulis perusahaan tersebut.
Trilogi The Three-Body Problem karya penulis China Liu Cixin sendiri dikenal sebagai salah satu karya fiksi ilmiah paling sukses dari Asia. Novel itu telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa dan memicu ledakan industri sci-fi di China, mulai dari film, game, hingga pameran teknologi.
Liu Cixin juga tercatat sebagai penulis China pertama yang memenangkan penghargaan bergengsi Hugo Award di dunia fiksi ilmiah.
Sumber: Asiaone
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur Bantah Tarik Ratusan Miliar dalam Kasus Kuota Haji
- 10Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan







