Akurat Logo

Tragedi Menyelam di Maladewa: 5 Turis Italia Tewas Saat Eksplorasi Gua Bawah Laut

Fitra Iskandar | 15 Mei 2026, 21:28 WIB
Tragedi Menyelam di Maladewa: 5 Turis Italia Tewas Saat Eksplorasi Gua Bawah Laut
Tragedi Menyelam di Maladewa: 5 Turis Italia Tewas Saat Eksplorasi Gua Bawah Laut. Ilustrasi: Pixabay/Arhnue Tan

AKURAT.CO Lima penyelam asal Italia dilaporkan tewas dalam tragedi menyelam bawah laut di kawasan Vaavu Atoll, Maldives, Kamis (14/5/2026). Insiden ini disebut sebagai kecelakaan diving paling mematikan yang pernah terjadi di negara destinasi wisata tropis tersebut.

Tim penyelamat hingga Jumat masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian. Otoritas setempat menyebut para korban menghilang saat melakukan ekspedisi scuba diving di dekat Alimathaa, Vaavu Atoll.

Menurut pejabat pemerintah Maladewa, kelompok penyelam yang terdiri dari lima warga Italia, termasuk seorang instruktur, diduga tengah menjelajahi gua bawah laut dalam ketika kecelakaan terjadi.

Satu jenazah berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 60 meter di bawah permukaan laut. Sementara empat korban lainnya diyakini masih berada di dalam gua yang sama.

Juru bicara kepresidenan Maladewa, Mohamed Hussain Shareef, mengatakan kondisi gua sangat berbahaya bahkan bagi penyelam profesional dengan perlengkapan terbaik sekalipun.

“Gua tersebut sangat dalam sehingga penyelam dengan peralatan terbaik pun jarang mencoba mendekatinya,” ujarnya.

Kementerian Luar Negeri Italia menyebut para korban kemungkinan sedang mencoba mengeksplorasi gua pada kedalaman sekitar 50 meter. Hingga kini, penyebab pasti tragedi tersebut masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Maladewa Larang Rokok untuk Generasi yang Lahir Setelah 1 Januari 2007

Pemerintah Maladewa mengerahkan operasi pencarian besar-besaran dengan melibatkan kapal penjaga pantai, pesawat, dan tim penyelam khusus. Namun cuaca buruk serta kondisi laut yang tidak bersahabat membuat proses penyelaman lanjutan menjadi sangat sulit.

Laporan awal menyebut para penyelam dinyatakan hilang setelah tidak kembali ke permukaan hingga tengah hari waktu setempat. Saat kejadian, wilayah tersebut diketahui berada dalam status peringatan cuaca kuning.

Pihak Kedutaan Besar Italia juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban dan membantu proses investigasi bersama otoritas Maladewa.

Sebagai salah satu destinasi wisata diving paling populer di dunia, Maldives memang kerap menarik wisatawan penyelam internasional. Meski beberapa kecelakaan laut pernah terjadi sebelumnya, insiden dengan jumlah korban sebesar ini tergolong sangat jarang.

Sumber: Euronews

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.