Begini Kondisi Kehancuran Pangkalan Militer AS di 7 Negara Arab

AKURAT.CO Serangan balasan Iran dilaporkan menimbulkan kerusakan signifikan pada pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Timur Tengah. Laporan media internasional menyebut dampaknya lebih luas dari yang diungkap ke publik.
Mengutip laporan NBC News, Senin (27/4/2026), kerusakan terjadi di pangkalan militer AS yang tersebar di tujuh negara Arab. Serangan disebut menyasar berbagai fasilitas strategis, mulai dari gudang logistik, pusat komando, hanggar pesawat, hingga sistem radar dan landasan pacu.
Laporan itu menyatakan kerusakan akibat serangan Iran “jauh lebih buruk daripada yang diakui secara publik dan diperkirakan akan menelan biaya miliaran dolar untuk perbaikan.”
Namun, pihak Pentagon belum merilis rincian resmi terkait tingkat kerusakan. Komando Pusat AS juga dilaporkan menolak memberikan komentar mengenai penilaian dampak serangan tersebut.
Baca Juga: Perang Iran Ungkap Batas Kekuatan Militer AS-Israel, Pakar Dorong Jalur Diplomasi
Situasi ini memicu kritik dari kalangan internal pemerintahan. Seorang ajudan kongres yang dikutip NBC News menyatakan, “Tidak ada yang tahu apa pun. Dan itu bukan karena kurangnya pertanyaan.”
Biaya pemulihan disebut dapat mencapai miliaran dolar, mencerminkan luasnya kerusakan pada fasilitas militer. Meski demikian, angka pasti belum dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas AS.
Serangan Iran, yang dikenal sebagai Operasi True Promise 4, dilaporkan dilakukan melalui gelombang rudal balistik dan drone yang terkoordinasi. Targetnya mencakup pangkalan militer AS serta sejumlah fasilitas strategis di kawasan.
Selain instalasi militer, serangan juga berdampak pada infrastruktur energi dan logistik di kawasan Teluk. Beberapa fasilitas dilaporkan sempat menghentikan operasional akibat gangguan tersebut.
Dalam laporan lain yang dikutip CNN, serangan turut menyebabkan kerusakan pada aset militer bernilai tinggi, termasuk pesawat dan fasilitas komando. Sejumlah personel militer AS juga dilaporkan mengalami luka-luka.
Peristiwa ini memperlihatkan eskalasi konflik yang semakin meluas, sekaligus memunculkan kembali perdebatan tentang efektivitas dan risiko keberadaan pangkalan militer AS di kawasan yang berdekatan dengan zona konflik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN
- 10Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan




