Delapan Negara Muslim Kecam Pelanggaran Israel atas Status Quo Situs Suci Yerusalem
AKURAT.CO Delapan negara Arab dan mayoritas Muslim mengecam apa yang mereka sebut sebagai “pelanggaran berulang” oleh Israel terhadap status quo di situs-situs suci Yerusalem dalam pernyataan bersama pada Kamis (23/4/2026).
Menteri luar negeri dari Qatar, Yordania, Uni Emirat Arab, Indonesia, Pakistan, Turki, Arab Saudi, dan Mesir menyatakan kecaman atas “pelanggaran berulang terhadap status hukum dan status quo di situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem oleh otoritas pendudukan Israel.”
Mereka menyoroti “terus berlanjutnya aksi masuk pemukim Israel serta menteri-menteri ekstremis ke kompleks Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif di bawah perlindungan polisi Israel, serta pengibaran bendera Israel di halaman kompleks tersebut.”
Baca Juga: Puluhan Pemukim Ilegal Masuk Kompleks Al-Aqsa di Bawah Pengawalan Ketat Polisi Israel
Para menteri menyebut tindakan tersebut sebagai “provokasi yang tidak dapat diterima bagi umat Muslim di seluruh dunia” dan “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional,” sekaligus menilai hal itu mencederai kesucian kota suci Yerusalem.
Mereka juga menekankan pentingnya menjaga status quo di kawasan tersebut, serta mengakui peran khusus pengelolaan historis oleh otoritas Hashemite.
Selain itu, pernyataan tersebut mengecam “percepatan aktivitas permukiman ilegal,” termasuk keputusan Israel menyetujui lebih dari 30 permukiman baru.
Pernyataan itu juga mengutuk “kekerasan pemukim terhadap warga Palestina yang terus berlanjut dan meningkat.”
Sebelumnya pada pekan ini, sebagian besar menteri tersebut juga menandatangani pernyataan bersama dengan sejumlah negara lain yang menegur rencana Israel mengirim utusan diplomatik ke Somaliland.
Sumber: JP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag






