Paus Leo Tak Lagi Percaya dengan Donald Trump, Kenapa?

AKURAT.CO Kepercayaan publik Amerika Serikat terhadap Presiden Donald Trump dilaporkan menurun seiring memanasnya konflik dengan Iran. Penurunan dukungan itu juga terjadi di kalangan umat Katolik, yang sebelumnya menjadi salah satu basis penting pendukung Trump.
Sorotan menguat setelah Paus Leo XIV secara terbuka mengkritik retorika dan kebijakan Trump terkait perang Iran. Pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu mengecam pernyataan Trump yang dinilai mengancam keselamatan dunia jika Iran tidak memenuhi tuntutan Amerika Serikat.
Dalam pernyataannya, Paus menyebut bahwa pemimpin yang memicu konflik dengan tangan penuh darah tidak akan didengarkan oleh Tuhan. Kritik tersebut mempertegas ketegangan antara Vatikan dan Gedung Putih di tengah situasi geopolitik yang kian memanas.
Data survei terbaru menunjukkan tingkat persetujuan terhadap Trump di kalangan Katolik kulit putih turun dari 59 persen menjadi 52 persen. Sementara itu, dukungan dari Katolik Hispanik merosot dari 31 persen menjadi 23 persen.
Baca Juga: Trump Hadapi Upaya Pemakzulan Terkait Perang Iran
Penurunan juga tercermin pada aspek kepercayaan terhadap etika kepemimpinan Trump serta dukungan terhadap agenda kebijakannya.
Sebaliknya, citra Paus Leo XIV justru mengalami peningkatan di mata publik Amerika. Survei menunjukkan lebih banyak responden memandang Paus secara positif dibandingkan Trump, dengan selisih persepsi yang cukup lebar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa di tengah eskalasi konflik Iran, figur pemimpin agama dinilai lebih menenangkan dibanding retorika politik yang keras.
Ketegangan antara sikap moral Vatikan dan kebijakan Gedung Putih pun menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perubahan persepsi publik di Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








