Akurat Logo

Paus Leo Tak Lagi Percaya dengan Donald Trump, Kenapa?

Lufaefi | 12 April 2026, 08:18 WIB
Paus Leo Tak Lagi Percaya dengan Donald Trump, Kenapa?
Paus Leo Tidak Lagi Percaya dengan Donald Trump (istimewa)

AKURAT.CO Kepercayaan publik Amerika Serikat terhadap Presiden Donald Trump dilaporkan menurun seiring memanasnya konflik dengan Iran. Penurunan dukungan itu juga terjadi di kalangan umat Katolik, yang sebelumnya menjadi salah satu basis penting pendukung Trump.

Sorotan menguat setelah Paus Leo XIV secara terbuka mengkritik retorika dan kebijakan Trump terkait perang Iran. Pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu mengecam pernyataan Trump yang dinilai mengancam keselamatan dunia jika Iran tidak memenuhi tuntutan Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, Paus menyebut bahwa pemimpin yang memicu konflik dengan tangan penuh darah tidak akan didengarkan oleh Tuhan. Kritik tersebut mempertegas ketegangan antara Vatikan dan Gedung Putih di tengah situasi geopolitik yang kian memanas.

Data survei terbaru menunjukkan tingkat persetujuan terhadap Trump di kalangan Katolik kulit putih turun dari 59 persen menjadi 52 persen. Sementara itu, dukungan dari Katolik Hispanik merosot dari 31 persen menjadi 23 persen.

Baca Juga: Trump Hadapi Upaya Pemakzulan Terkait Perang Iran

Penurunan juga tercermin pada aspek kepercayaan terhadap etika kepemimpinan Trump serta dukungan terhadap agenda kebijakannya.

Sebaliknya, citra Paus Leo XIV justru mengalami peningkatan di mata publik Amerika. Survei menunjukkan lebih banyak responden memandang Paus secara positif dibandingkan Trump, dengan selisih persepsi yang cukup lebar.

Kondisi ini menunjukkan bahwa di tengah eskalasi konflik Iran, figur pemimpin agama dinilai lebih menenangkan dibanding retorika politik yang keras.

Ketegangan antara sikap moral Vatikan dan kebijakan Gedung Putih pun menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perubahan persepsi publik di Amerika Serikat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi