Akurat Logo

Iran Bantah Klaim Telah Tiba di Pakistan: Tak Ada Delegasi yang akan Berunding selama Israel Masih Serang Lebanon

Fitra Iskandar | 11 April 2026, 06:49 WIB
Iran Bantah Klaim Telah Tiba di Pakistan: Tak Ada Delegasi yang akan Berunding selama Israel Masih Serang Lebanon
Ilustrasi serangan rudal. Foto: Ist

AKURAT.CO Tim negosiator Iran dilaporkan belum tiba di Islamabad, Pakistan, dan tidak berencana menghadiri perundingan damai dengan Amerika Serikat selama Israel masih melancarkan serangan ke Lebanon.

Kantor berita Fars, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, membantah laporan sejumlah media Amerika Serikat yang menyebut delegasi Iran telah tiba di Islamabad untuk memulai pembicaraan dengan Washington.

Menurut sumber tersebut, Iran telah secara resmi memberi tahu otoritas Pakistan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam perundingan hingga gencatan senjata diberlakukan di Lebanon.

Sebelumnya, harian The Wall Street Journal melaporkan delegasi Iran telah tiba di Islamabad untuk memulai negosiasi dengan Amerika Serikat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan bahwa setiap pembicaraan untuk mengakhiri perang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bergantung pada komitmen Washington dalam menegakkan gencatan senjata di semua front, terutama di Lebanon.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya serangan Israel ke Lebanon meski upaya diplomatik masih berlangsung terkait gencatan senjata dua pekan yang diumumkan Amerika Serikat dan Iran serta dimediasi Pakistan.

Pihak Pakistan dan Teheran menyatakan kesepakatan tersebut juga mencakup Lebanon, namun Washington dan Tel Aviv membantah klaim itu.

Menurut otoritas pertahanan sipil Lebanon, serangan Israel sejak Rabu telah menewaskan sedikitnya 303 orang dan melukai 1.150 lainnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat total korban sejak ofensif Israel diperluas pada 2 Maret mencapai 1.888 orang tewas dan 6.092 lainnya terluka.

Sumber: Middleeastmonitor

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.