Akurat Logo

Warga Iran Pesimis Gencatan Senjata Trump, Yakini AS Bakal Menyerang Lagi Usai Istirahat Perang

Lufaefi | 9 April 2026, 10:00 WIB
Warga Iran Pesimis Gencatan Senjata Trump, Yakini AS Bakal Menyerang Lagi Usai Istirahat Perang
Warga Iran Pesimis dengan Gencatan Senjata Trump (istimewa)

AKURAT.CO Warga menyambut berlakunya gencatan senjata dua pekan antara negaranya dan dengan perasaan campur aduk. Meski sebagian merasa lega, tak sedikit yang meragukan keseriusan Washington dalam menghentikan konflik.

Sebuah rekaman video yang dirilis pada Rabu (8/4/2026) memperlihatkan warga berbaris di Teheran sambil mengibarkan bendera nasional. Beberapa di antaranya membawa spanduk bertuliskan, Negosiasi dengan Setan adalah pengkhianatan terhadap Al-Quran.

Sejumlah warga meyakini gencatan senjata hanya strategi sementara sebelum AS kembali melancarkan serangan. Mereka mengaku tidak pernah benar-benar percaya pada komitmen Washington.

“Kami tidak pernah percaya pada kata-kata Amerika. Namun demikian, kami tetap taat pada perintah Panglima Tertinggi, Yang Mulia Ayatollah Mojtaba Khamenei,” kata seorang warga bernama Shakeri.

Baca Juga: Iran dan AS Gencatan Senjata, Netanyahu: Kami Lanjut Perang!

Sebelumnya, Presiden AS menyatakan 10 poin dalam proposal Iran dapat dijadikan dasar negosiasi. Ia pun menyetujui penangguhan serangan terhadap Iran selama dua minggu dengan syarat dibuka kembali.

Meski demikian, sebagian masyarakat Iran tetap memandang kesepakatan tersebut sebagai jeda perang alih-alih perdamaian permanen. Mereka khawatir setelah masa dua pekan berakhir, konflik bisa kembali memanas.

Di tengah klaim kemenangan dari kedua belah pihak, situasi di kawasan masih dinilai rapuh. Warga Iran pun memilih bersikap waspada, sembari menunggu perkembangan negosiasi lanjutan yang akan menentukan arah hubungan kedua negara ke depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi