Trump Terima 10 Syarat Iran sebagai Dasar Negosiasi, Ini Daftar Rinciannya Terbaru!

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dilaporkan menerima 10 poin persyaratan yang diajukan Iran sebagai dasar negosiasi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 40 hari.
Penerimaan tersebut dinilai sebagai langkah mundur dari ancaman keras yang sebelumnya disampaikan Washington.
Informasi ini dikutip Iran Military , Rabu (8/4/2026) bahwa dengan menerima kerangka 10 poin Iran, Trump secara efektif meninggalkan ultimatum dan tekanan militer yang sebelumnya digencarkan.
Adapun 10 poin yang disebut menjadi dasar negosiasi tersebut meliputi komitmen prinsip non-agresi oleh Amerika Serikat, pengakuan kontrol Iran atas Selat Hormuz, serta penerimaan terhadap hak Iran melakukan pengayaan uranium.
Selain itu, proposal tersebut mencakup pencabutan seluruh sanksi primer dan sekunder terhadap Iran, penghentian seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Iran, serta pembatalan resolusi Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Poin lainnya mencakup pembayaran ganti rugi kepada Iran atas kerusakan yang ditimbulkan selama konflik, penarikan pasukan tempur Amerika Serikat dari kawasan, serta penghentian perang di semua front, termasuk terhadap kelompok perlawanan di Lebanon.
Baca Juga: Iran dan AS Berhenti Perang Dua Pekan, Selat Hormuz Kembali Dibuka!
Sebelumnya, Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran dan menuntut sejumlah konsesi, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun dalam perkembangan terbaru, ia disebut menyetujui penggunaan proposal 10 poin Iran sebagai kerangka perundingan damai.
Hingga kini, belum ada rincian resmi dari Gedung Putih mengenai bentuk komitmen konkret atas setiap poin tersebut. Sementara itu, pihak Iran menyatakan bahwa rincian teknis dan mekanisme implementasi akan diumumkan lebih lanjut dalam waktu dekat.
Perkembangan ini dipandang sebagai titik penting dalam dinamika konflik, dengan kedua pihak memasuki fase negosiasi intensif yang akan menentukan arah penyelesaian perang ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









