Vietnam Konsolidasikan Kekuasaan, To Lam Jadi Presiden Sekaligus Pemimpin Partai Komunis

AKURAT.CO Parlemen Vietnam secara aklamasi memilih Sekretaris Jenderal Partai Komunis, To Lam, sebagai presiden untuk masa jabatan lima tahun. Rangkap jabatan ini memperkuat kendalinya atas partai sekaligus pemerintahan.
Langkah ini menyimpang dari tradisi kepemimpinan kolektif di Vietnam, di mana jabatan presiden dan pemimpin partai biasanya dipegang oleh orang yang berbeda. Konsolidasi kekuasaan ini dinilai menyerupai model di China di bawah Xi Jinping serta di Laos.
Penunjukan tersebut telah diperkirakan sebelumnya setelah To Lam kembali terpilih sebagai pemimpin Partai Komunis pada Januari lalu.
Sementara itu, mantan gubernur bank sentral Le Minh Hung terpilih sebagai perdana menteri untuk periode lima tahun ke depan.
Dalam pidato usai pelantikan, Hung menyatakan prioritas utama pemerintah adalah menjaga stabilitas dan perdamaian sebagai dasar pertumbuhan ekonomi yang cepat dan berkelanjutan.
“Kami ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar semua dapat merasakan manfaat pembangunan,” ujarnya.
Ini merupakan kali kedua To Lam memegang dua jabatan sekaligus, setelah sebelumnya sempat melakukannya secara sementara pada 2024.
Konsolidasi Kekuasaan dan Agenda Reformasi
Penggabungan kekuasaan ini dinilai memberi ruang politik yang lebih besar bagi To Lam untuk mendorong agenda kebijakan dibandingkan pemimpin sebelumnya sejak era reformasi ekonomi 1980-an.
To Lam diketahui memiliki latar belakang sebagai aparat keamanan dan naik ke puncak kekuasaan setelah berkarier di sektor keamanan, termasuk memimpin Kementerian Keamanan Publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik






