Akurat Logo

Kejam! Israel Akan Hancurkan Semua Rumah Warga Lebanon di Dekat Perbatasan

Lufaefi | 2 April 2026, 08:03 WIB
Kejam! Israel Akan Hancurkan Semua Rumah Warga Lebanon di Dekat Perbatasan
Tentara Pertahanan Israel (IDF) menggempur rumah warga (istimewa)

AKURAT.CO Militer Israel berencana menghancurkan seluruh rumah di desa-desa Lebanon yang berada di dekat perbatasan Israel. Kebijakan itu juga disertai larangan bagi ratusan ribu warga Lebanon Selatan yang mengungsi untuk kembali ke tempat tinggal mereka.

Sekitar 600.000 penduduk Lebanon Selatan dilaporkan belum diizinkan pulang hingga wilayah utara Israel dinyatakan benar-benar aman.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan, pasukan Israel akan membangun zona keamanan di wilayah Lebanon setelah operasi militer berakhir.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Israel yang Desak Trump Kerahkan Militer AS untuk Serangan Darat ke Iran

"Pada akhir operasi, IDF (Pasukan Pertahanan Israel) akan membangun zona keamanan di dalam Lebanon, garis pertahanan terhadap rudal anti-tank, dan akan mempertahankan kendali keamanan atas seluruh wilayah hingga Sungai Litani, termasuk sisa jembatan Litani," kata Israel Katz, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (1/4/2026).

Ia kembali menegaskan rencana pembentukan zona penyangga di Lebanon Selatan dan mempertahankan kendali atas sebagian besar wilayah hingga Sungai Litani setelah perang dengan Hizbullah usai.

Sejak Israel melancarkan serangan terhadap Hizbullah pada 2 Maret, lebih dari 1,2 juta warga Lebanon dilaporkan mengungsi. Serangan tersebut juga menyebabkan sekitar 1.200 orang tewas.

Sungai Litani sendiri terletak sekitar 30 kilometer di utara perbatasan Israel dan bermuara ke Laut Mediterania. Wilayah antara sungai itu dan perbatasan Israel mencakup hampir 10 persen dari total wilayah Lebanon.

Baca Juga: Bahlil: MoU Energi RI-Korsel Penting Antisipasi Krisis Global

Pada awal Maret, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memerintahkan sebagian besar warga Lebanon Selatan untuk meninggalkan rumah mereka. Wilayah tersebut, termasuk kawasan pinggiran selatan Beirut, dikenal sebagai basis kuat kelompok Hizbullah.

Hingga kini, situasi di perbatasan Lebanon-Israel masih memanas di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi