Akurat Logo

Terungkap! Ternyata Israel yang Desak Trump Kerahkan Militer AS untuk Serangan Darat ke Iran

Lufaefi | 2 April 2026, 07:55 WIB
Terungkap! Ternyata Israel yang Desak Trump Kerahkan Militer AS untuk Serangan Darat ke Iran
Ilustrasi Tentara dalam Perang Darat (istimewa)

AKURAT.CO Israel dilaporkan mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melancarkan serangan darat singkat dan intensif terhadap Iran sebelum membuka jalur negosiasi damai. Laporan ini disampaikan surat kabar Israel, Maariv, Kamis (2/4/2026).

Menurut laporan tersebut, Israel khawatir Washington akan memilih berunding dengan Teheran sebelum kemampuan militer Iran benar-benar dilemahkan. Kekhawatiran itu mendorong para pejabat Israel meminta pemerintahan Trump mengambil langkah militer lebih tegas.

“Operasi singkat dan intensif melibatkan pasukan darat,” demikian laporan Maariv, dikutip Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Iran Bantah Klaim Trump soal Gencatan Senjata, Tegaskan Perang Berlanjut hingga AS Bayar Ganti Rugi

Laporan itu juga menyebutkan, operasi bisa berlangsung beberapa hari hingga sepekan, bergantung pada tenggat yang diberikan Trump kepada Iran sampai 6 April untuk membuka kembali Selat Hormuz.

“Israel telah menjelaskan, mereka tidak akan mengerahkan pasukan darat ke Iran tapi akan sangat mendukung militer AS jika Washington memutuskan untuk melakukannya,” tulis Maariv.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan perang telah melewati setengah jalan dalam hal pencapaian tujuan, meski belum tentu dari sisi waktu. Dalam wawancara dengan media AS Newsmax, ia juga mendorong Trump agar tidak terpengaruh opini publik yang menentang perang.

Sementara itu, laporan menyebut Trump mengirim sinyal beragam terkait kemungkinan negosiasi dengan Iran. Pejabat Israel menilai terdapat dua opsi yang dipertimbangkan Washington, yakni meningkatkan eskalasi militer atau membuka perundingan.

Salah satu opsi yang dibahas adalah menargetkan infrastruktur energi Iran, termasuk Pulau Kharg sebagai pusat ekspor minyak serta ladang gas South Pars. Opsi lainnya adalah mencapai kesepakatan yang membatasi kemampuan rudal dan nuklir Iran tanpa menghancurkan seluruh infrastruktur militernya.

Beberapa sumber pejabat Israel mengatakan kepada Maariv, Netanyahu dan para penasihatnya lebih condong pada opsi pertama.

Baca Juga: Serangan Israel di Beirut Tewaskan 7 Orang, Targetkan Komandan Senior Hizbullah

“Mencapai kesepakatan sekarang akan menjadi kemenangan nyata bagi Iran,” kata sumber tersebut. Ia menambahkan, kesepakatan berpotensi memperkuat posisi rezim Iran, termasuk kemungkinan pencabutan sanksi dan bantuan rekonstruksi.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Washington terkait laporan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi