Akurat Logo

Iran Bantah Klaim Trump soal Gencatan Senjata, Tegaskan Perang Berlanjut hingga AS Bayar Ganti Rugi

Lufaefi | 2 April 2026, 07:46 WIB
Iran Bantah Klaim Trump soal Gencatan Senjata, Tegaskan Perang Berlanjut hingga AS Bayar Ganti Rugi
Iran Bantah Trump Terkait Permintaan Gencatan Senjata (istimewa)

AKURAT.CO Pemerintah Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Teheran meminta gencatan senjata. Iran menegaskan tidak pernah mengajukan permintaan damai dan perang akan terus berlanjut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Kamis (2/4/2026), menyatakan bahwa laporan mengenai permintaan gencatan senjata maupun proposal perdamaian hanyalah spekulasi media. Ia menegaskan posisi Iran tetap melanjutkan perlawanan.

Menurut Araghchi, perang melawan Amerika Serikat dan Israel akan terus berlangsung hingga pihak yang dianggap sebagai agresor mendapat hukuman dan Iran memperoleh ganti rugi penuh atas kerugian yang dialami.

Sebelumnya, Trump mengklaim Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata kepada AS.

Baca Juga: Serangan Israel di Beirut Tewaskan 7 Orang, Targetkan Komandan Senior Hizbullah

“(Iran) baru saja meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat! Kita akan mempertimbangkannya begitu Selat Hormuz dibuka, bebas, dan lancar,” ujar Trump.

Trump juga memperingatkan bahwa jika Iran tidak membuka jalur vital tersebut, militer AS akan terus melanjutkan serangan hingga Selat Hormuz dapat dilalui secara bebas.

Namun, klaim tersebut langsung ditepis oleh Teheran. Iran menegaskan tidak ada negosiasi ataupun permintaan damai yang diajukan kepada Washington. Pernyataan saling bertolak belakang ini menunjukkan konflik kedua negara masih jauh dari mereda.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi