Pembantaian Geng di Haiti Tewaskan Sedikitnya 70 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

AKURAT.CO Sedikitnya 70 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya terluka dalam pembantaian yang dilakukan kelompok bersenjata di wilayah Artibonite, Haiti. Dua organisasi hak asasi manusia menyebut hampir 6.000 warga terpaksa mengungsi akibat serangan di kota Jean Denis dan Pont Sonde.
Petugas komunikasi Defenders Plus, Garry Doriscat, menyatakan serangan tersebut merupakan “pelanggaran terang-terangan terhadap hak hidup dan keamanan”. Ia juga menuding pemerintah Haiti bersikap pasif hingga dinilai sebagai bentuk “keterlibatan yang mencolok”.
Dalam pernyataan bersama dengan Kolektif pou Sove Latibonit (KSL), disebutkan lebih dari 50 rumah dibakar hingga rata dengan tanah. Warga yang mengungsi dilaporkan melarikan diri ke kota-kota sekitar dalam kondisi yang memprihatinkan.
Baca Juga: Operasi Drone Mematikan dengan Target Geng Kriminal Haiti Tewaskan 1.243 Orang
Kedua organisasi itu mendesak adanya intervensi segera untuk melindungi warga sipil, seraya memperingatkan bahwa impunitas tidak boleh terus menjadi respons negara terhadap kekerasan tersebut.
Sementara itu, Kepolisian Nasional Haiti menyatakan personelnya, dengan dukungan pasukan penanggulangan geng asal Kenya, melakukan intervensi pada Minggu pagi setelah geng “Gran Grif” menyerang Jean Denis.
Kelompok tersebut dilaporkan menggali parit dan memblokir jalan untuk menghambat pergerakan aparat, sehingga memiliki waktu untuk melakukan pembunuhan dan pembakaran sebelum melarikan diri.
Polisi mencatat 16 korban tewas dan 10 luka-luka dalam data resmi, jauh lebih rendah dibandingkan angka yang dilaporkan kelompok hak asasi manusia.
Aparat keamanan menyatakan situasi kini telah kembali terkendali dan operasi masih berlangsung untuk memburu sisa anggota geng di wilayah sekitar.
Peristiwa ini menjadi rangkaian terbaru kekerasan di Haiti, yang selama bertahun-tahun dilanda aksi geng bersenjata dan ketidakstabilan politik.
Sumber: TRT World
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta



