Akurat Logo

Para Pemuda Iran Antre Daftar Jadi Tentara untuk Perang Lawan AS-Israel

Lufaefi | 30 Maret 2026, 11:00 WIB
Para Pemuda Iran Antre Daftar Jadi Tentara untuk Perang Lawan AS-Israel
Ilustrasi Pemuda Iran Antre Daftar Militer Lawan AS-Israel (istimewa)

AKURAT.CO Gelombang mobilisasi dilaporkan terjadi di Iran menyusul meningkatnya ketegangan konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Dalam beberapa hari terakhir, para pemuda Iran terlihat antre di sejumlah pusat perekrutan militer untuk mendaftarkan diri sebagai tentara sukarelawan.

Sumber militer setempat menyebut lonjakan pendaftaran terjadi di berbagai kota besar, termasuk ibu kota Tehran. Para sukarelawan mendaftar untuk bergabung dengan paramiliter Basij, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), serta angkatan bersenjata reguler Iran.

Langkah ini muncul di tengah laporan bahwa Amerika Serikat mengirim tambahan pasukan ke kawasan Timur Tengah, termasuk personel Marinir dan pasukan lintas udara, menyusul eskalasi konflik dengan Iran.

Baca Juga: Pentingnya Perlindungan Data Pribadi: Tips Aman Hindari Pencurian Identitas

Media Iran Tasnim, Sabtu (29/3/2026) melaporkan pemerintah telah menyiapkan hingga satu juta personel untuk mengantisipasi kemungkinan serangan darat. Fokus penguatan pertahanan disebut berada di Pulau Kharg, wilayah strategis di dekat Strait of Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia. Hampir 90 persen ekspor minyak Iran dilaporkan melalui pulau tersebut.

Pejabat militer Iran juga menegaskan akan mempertahankan pembatasan lalu lintas di Selat Hormuz. Mereka memperingatkan bahwa upaya pembukaan jalur tersebut secara paksa dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas.

Sementara itu, konflik regional kian meluas setelah kelompok Houthi movement di Yaman dilaporkan meluncurkan rudal ke arah wilayah Israel. Militer Israel Defense Forces (IDF) mengonfirmasi sirene serangan udara sempat diaktifkan di sejumlah kota di Israel selatan menyusul peluncuran tersebut.

Baca Juga: Kapal Indonesia Diblokade Masuk Selat Hormuz, Karena Kapal Iran Pernah Dilelang Indonesia?

Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah pun semakin tegang, dengan berbagai pihak meningkatkan kesiapsiagaan militer. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kemungkinan dimulainya operasi darat skala penuh, namun mobilisasi di berbagai negara menunjukkan konflik berpotensi memasuki fase yang lebih luas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi