Jubir Militer Iran: Tentara AS Dipastikan Jadi Makanan Hiu Jika Lakukan Invasi Darat

AKURAT.CO Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran memperingatkan bahwa setiap invasi darat Amerika Serikat ke wilayah Iran akan berujung pada konsekuensi yang menghancurkan bagi pasukan AS.
Dikutip dari Tasnim News Agency, Senin (30/3/2026), juru bicara militer Iran, Enrahim Zolfaqari, menyatakan bahwa pasukan Amerika akan menghadapi kehancuran jika mencoba menduduki wilayah Iran.
Dalam pernyataannya pada Minggu (29/3), Zolfaqari menanggapi ancaman Presiden AS Donald Trump terkait kemungkinan operasi darat dan pendudukan pulau-pulau di Teluk Persia. Ia menyebut rencana tersebut tidak realistis dan memperingatkan dampak serius bagi militer AS.
Baca Juga: Kapal Indonesia Diblokade Masuk Selat Hormuz, Karena Kapal Iran Pernah Dilelang Indonesia?
“Setiap invasi darat atau tindakan pendudukan akan membawa konsekuensi berat dan memalukan,” ujarnya. Ia bahkan menyatakan bahwa pasukan AS bisa menjadi makanan bagi hiu di Teluk Persia jika tetap memaksakan skenario tersebut.
Menurutnya, pasukan AS di kawasan sudah berada dalam situasi rentan dan menghadapi ancaman harian. Ia juga menuduh militer Amerika telah mundur dari sejumlah pangkalan dan berlindung di fasilitas sipil dan ekonomi di negara-negara regional.
Zolfaqari menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah lama bersiap menghadapi kemungkinan invasi darat dan siap memberikan respons tegas.
Ia memperingatkan bahwa setiap agresi akan berujung pada kerugian besar bagi pihak penyerang, termasuk risiko penangkapan dan kehancuran pasukan.
Baca Juga: Jutaan Warga Turun ke Jalan, Gelombang Demo “No Kings” Protes Trump dan Perang Iran
Pernyataan itu disampaikan di tengah eskalasi konflik antara Iran dengan AS dan Israel yang meningkat sejak akhir Februari. Iran menyatakan telah melakukan serangkaian operasi balasan dengan menargetkan posisi Amerika dan Israel di kawasan menggunakan rudal dan drone.
Militer Iran menegaskan tetap dalam kondisi siaga penuh dan siap menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









