PBB: Israel Gusur 16 Keluarga Palestina di Yerusalem Timur, Puluhan Lain Terancam
AKURAT.CO Pasukan Israel dilaporkan menggusur secara paksa sedikitnya 16 keluarga Palestina dari rumah mereka di kawasan Batn al-Hawa, Silwan, Yerusalem Timur yang diduduki, dalam periode 22 hingga 25 Maret. Hal tersebut disampaikan kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (26/3).
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X, lembaga tersebut menyebut penggusuran ini merupakan bagian dari upaya yang semakin meningkat untuk mengosongkan wilayah di sekitar Kota Tua Yerusalem dari warga Palestina dan menggantinya dengan pemukim ilegal.
PBB mencatat, sejak 7 Oktober 2023, sebanyak 28 keluarga Palestina atau sekitar 160 orang telah dipaksa meninggalkan Batn al-Hawa. Angka tersebut disebut mengalami peningkatan signifikan sejak awal 2025.
Lembaga itu juga memperingatkan bahwa puluhan keluarga Palestina lainnya berada dalam risiko tinggi mengalami penggusuran dalam waktu dekat.
Baca Juga: Menlu Palestina: Israel Manfaatkan Krisis Regional untuk Perluas Permukiman Ilegal
Menurut PBB, praktik pemindahan paksa di wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, kini terjadi pada tingkat yang belum pernah terlihat sejak 1967. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait dugaan pembersihan etnis, segregasi rasial, dan apartheid.
PBB pun mendesak komunitas internasional untuk segera bertindak guna menghentikan pemindahan paksa di wilayah Palestina yang diduduki, memastikan pertanggungjawaban atas pelanggaran hukum internasional, serta mendukung hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
Sejak pecahnya perang Gaza pada 8 Oktober 2023, serangan oleh pasukan Israel dan pemukim di Tepi Barat dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.133 warga Palestina, melukai sekitar 11.700 orang, serta menyebabkan sekitar 22.000 orang ditangkap.
Dalam opini penting pada Juli 2024, International Court of Justice menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina melanggar hukum internasional dan menyerukan evakuasi seluruh permukiman di Tepi Barat serta Yerusalem Timur.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







